Ilustrasi penculikan. (Pixabay.com/PublicDomainPictures)
Sambil menunggu perkembangan penyelidikan, keluarga mulai mendapatkan gambaran mengenai perlakuan yang diterima korban dari terduga pelaku.
Berdasarkan keterangan yang sempat disampaikan korban kepada ayahnya, YTT diduga berkali-kali menjadi sasaran kekerasan fisik menggunakan berbagai benda.
"Bilangnya ke bapak pernah dibacok, kepala suka dipukulin pakai helm. Wajahnya juga pernah kena sajam, sama tangan kosong," ujar Syahrul.
Ia menuturkan, luka yang ditemukan pada tubuh korban memperkuat dugaan adanya penganiayaan yang berlangsung dalam waktu lama. Selain luka di kepala dan wajah, keluarga juga menemukan bekas bacokan di kaki, bekas luka bakar rokok di lengan, hingga sayatan pada bagian kepala.
Keluarga juga menduga korban selama ini tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan siapa pun, termasuk orang tuanya.
"Selama tiga tahun kami seperti dikelabui. Kakak saya enggak boleh pegang handphone dan tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga," katanya.