One Way Cipali Dimulai, 38 Ribu Kendaraan Melaju Arah Jakarta

- Sistem one way di Tol Cipali resmi diberlakukan dari KM 263 Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Jakarta–Cikampek pada Senin sore untuk mengurai kepadatan arus balik.
- Sebanyak sekitar 38 ribu kendaraan tercatat melaju ke arah Jakarta, meningkat 101 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
- Setelah penerapan one way, jalur B terpantau padat sementara jalur A terlihat lebih lengang, dengan total volume lalu lintas turun sekitar 2 persen.
Majalengka, IDN Times – Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) menuju Jakarta di ruas Tol Cipali resmi diberlakukan pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 17.08 WIB. Skema ini diterapkan mulai dari KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas yang diterapkan untuk mengurai kepadatan arus balik.
“Ini merupakan bagian dari implementasi rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 263 (Pejagan–Pemalang) hingga KM 70 (Jakarta–Cikampek),” ujar Ardam.
Menjelang pemberlakuan one way, volume kendaraan menuju Jakarta tercatat mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, sekitar 38 ribu kendaraan melintas dari Cikopo menuju Jakarta.
“Angka tersebut lebih tinggi 101 persen dibandingkan periode yang sama kemarin,” katanya.
Meski demikian, secara keseluruhan volume lalu lintas di kedua arah pada sore hari terpantau relatif stabil. Total kendaraan yang melintas tercatat sedikit lebih rendah, sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Pantauan di KM 169 setelah penerapan one way menunjukkan arus lalu lintas di jalur B terpantau cukup padat. Sementara itu, kondisi di jalur A terlihat lebih lengang setelah diberlakukannya sistem satu arah.


















