Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
One Stop Service, Asrama Haji Indramayu Siap Layani 17.600 Jemaah
Asrama Haji Indramayu (inin nastain/IDN Times)
  • Asrama Haji Indramayu siap melayani 17.600 jemaah dari 19 kabupaten/kota Jawa Barat yang akan berangkat melalui Embarkasi Kertajati mulai 22 April 2026.
  • Sistem one stop service diterapkan agar seluruh proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian perlengkapan jemaah berlangsung cepat dan efisien di satu titik layanan.
  • Fasilitas pendukung seperti empat gedung penginapan baru, dapur umum, klinik kesehatan, serta area manasik disiapkan maksimal untuk menjamin kenyamanan dan kesiapan jemaah sebelum keberangkatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Indramayu, IDN Times – Persiapan pemberangkatan jemaah haji 2026 mulai terasa di Asrama Haji Indramayu. Sebanyak 17.600 jemaah haji dari 19 kabupaten/kota di Jawa Barat dijadwalkan mulai berangkat melalui Embarkasi Kertajati, Rabu (22/4/2026).

Berbagai fasilitas di asrama yang berlokasi di Kecamatan Lohbener itu dipastikan siap mendukung kelancaran proses keberangkatan.

1. Empat gedung baru siap tampung ribuan jemaah

Deretan kamar di asrama haji Indramayu (inin nastain/IDN Times)

Asrama Haji Indramayu kini dilengkapi empat gedung penginapan berkapasitas besar. Masing-masing gedung mampu menampung sekitar 400 orang jemaah.

Kabag TU Kanwil Kemenag Jawa Barat, Elfin Fakhridas, menyebut peningkatan fasilitas ini menjadi salah satu perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Jemaah tidak sekadar menginap, tetapi mendapatkan fasilitas penginapan yang nyaman,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, jemaah asal Indramayu akan menjadi kelompok pertama yang masuk asrama pada Selasa (21/4/2026), sebelum diberangkatkan ke Bandara Kertajati keesokan harinya.

2. Layanan cepat satu pintu untuk jemaah

Salah satu ruangan di asrama haji Indramayu (inin nastain/IDN Times)

Setibanya di asrama, jemaah akan langsung mendapatkan layanan terpadu melalui sistem one stop service. Seluruh proses administrasi dan pemeriksaan dilakukan dalam satu titik.

Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, paspor, uang living cost, hingga kartu Nusuk dilakukan secara cepat dan terintegrasi.

“Semua layanan dilakukan dalam satu titik agar lebih efisien dan tidak memakan waktu lama,” kata Elfin.

Sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses sekaligus memberikan kenyamanan bagi jemaah.

3. Dapur umum hingga area manasik disiapkan maksimal

Area manasik di asrama haji Indramayu (inin nastain/IDN Times)

Selain penginapan dan layanan administrasi, kebutuhan dasar jemaah juga menjadi perhatian. Asrama Haji Indramayu dilengkapi dapur umum yang mampu memproduksi ribuan porsi makanan setiap hari.

Pasokan air bersih juga dipastikan aman dengan dukungan dari PDAM. Selain itu, tersedia fasilitas klinik kesehatan untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima sebelum keberangkatan.

Tak hanya itu, area manasik yang luas juga disiapkan untuk membantu jemaah mematangkan persiapan ibadah.

“Area manasik ini menjadi tempat latihan bagi jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Dengan kesiapan fasilitas tersebut, pemerintah optimistis proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Kertajati dapat berjalan lancar dan nyaman.

Editorial Team