Bandung, IDN Times - PT Migas Utama Jabar (Perseroda) atau MUJ mendorong optimalisasi pemanfaatan gas bumi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memenuhi kebutuhan energi daerah. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengusulkan dukungan alokasi gas bumi sebesar 8 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day) kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Usulan tersebut diajukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui MUJ untuk kebutuhan perseroan, anak usaha, dan perusahaan afiliasinya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan niaga gas bumi sekaligus mengoptimalkan potensi pasokan energi di daerah.
Plt General Manager MUJ, Wira Satria, menjelaskan bahwa kebutuhan pasar gas bumi yang saat ini dapat dipetakan perusahaan di Jawa Barat diperkirakan mencapai 14 MMSCFD. Sementara itu, berdasarkan data SKK Migas pada 2024, wilayah Jawa Barat mengalami defisit pasokan gas bumi sebesar 144 MMSCFD.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang pengembangan bisnis niaga gas bumi sekaligus menunjukkan pentingnya kepastian pasokan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor usaha. MUJ berharap optimalisasi pemanfaatan gas dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.