Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Metro Jabar Trans Kini Dikelola DAMRI, Tarif Dipastikan Tetap Rp4.900
Metro Jabar Trans Koridor 2 (commons.wikimedia.org/Adhesta_YA)
  • Pemprov Jawa Barat mengalihkan pengelolaan Metro Jabar Trans dari PT Jasa Sarana ke DAMRI melalui Pergub 20/2026, dengan kolaborasi langsung berjalan sejak 1 Agustus 2026.
  • DAMRI tetap mengoperasikan 60 bus pada empat koridor: Leuwipanjang-Soreang, Leuwipanjang-Dago, Dipatiukur-Unpad Jatinangor, dan Leuwipanjang-Majalaya; layanan ini menjadi persiapan pengembangan transportasi massal 2027.
  • Tarif MJT tetap Rp4.900 per perjalanan, sedangkan subsidi Pemprov akan dihitung berdasarkan realisasi operasional dan jumlah penumpang; seluruh armada masih bermesin diesel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari

Operasional Metro Jabar Trans telah berjalan sejak Januari.

1 Agustus 2026

Kolaborasi langsung DAMRI dengan Pemprov Jawa Barat mulai berjalan.

5 Agustus 2026

DAMRI menyatakan peralihan pengelolaan membuat hubungan administratif dengan Pemprov Jawa Barat lebih langsung.

2027 mendatang

Pengembangan sistem transportasi massal yang lebih besar direncanakan pada 2027.

kini

DAMRI mengoperasikan 60 bus pada empat koridor Metro Jabar Trans. Tarif penumpang tetap Rp4.900 per perjalanan dan armada masih menggunakan mesin diesel.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pengelolaan Metro Jabar Trans dialihkan dari BUMD PT Jasa Sarana kepada PT DAMRI, sementara tarif penumpang tetap Rp4.900 per perjalanan.
  • Who?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi, PT DAMRI, PT Jasa Sarana, serta General Manager DAMRI Cabang Bandung Ferdik Sakona terlibat dalam peralihan pengelolaan ini.
  • Where?
    Metro Jabar Trans beroperasi di empat koridor: Leuwipanjang-Soreang, Leuwipanjang-Dago, Dipatiukur-Unpad Jatinangor, dan Leuwipanjang-Majalaya di wilayah Bandung dan sekitarnya.
  • When?
    Kolaborasi langsung Pemprov Jawa Barat dengan DAMRI telah berjalan sejak 1 Agustus 2026. Keterangan mengenai peralihan disampaikan pada Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Why?
    Peralihan dilakukan sesuai Pergub 20/2026 dan ditujukan agar pembiayaan operasional serta administrasi pembayaran dapat berlangsung langsung antara Pemprov Jawa Barat dan operator.
  • How?
    DAMRI mengoperasikan 60 bus diesel pada empat koridor. Besaran subsidi akan dihitung setelah data perjalanan dan jumlah tiket terkumpul; rencana bus listrik masih menunggu keputusan pemerintah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bus Metro Jabar Trans sekarang dikelola DAMRI langsung dari Pemerintah Jawa Barat. Dulu ada PT Jasa Sarana di tengah. DAMRI tetap menjalankan 60 bus di empat jalur. Ongkos naik bus masih Rp4.900. Pemerintah masih menghitung bantuan uang untuk bus. Busnya masih pakai mesin diesel, belum bus listrik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peralihan pengelolaan Metro Jabar Trans kepada DAMRI membuka jalur koordinasi dan administrasi yang lebih langsung dengan Pemprov Jawa Barat, sehingga proses pembayaran dinilai dapat berlangsung lebih ringkas. Di tengah transisi tersebut, layanan tetap mengoperasikan 60 bus pada empat koridor dan mempertahankan tarif Rp4.900 bagi penumpang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerahkan pengelolaan Metro Jabar Trans (MJT) dari BUMD PT Jasa Sarana ke perusahaan PT DAMRI. Keputusan tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) 20/2026 yang ditandai langsung Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi alias KDM.

Hal ini pun mempermudah DAMRI dalam mengelola transportasi publik ini, nantinya pembiayaan operasional MJT tidak lagi melalui perantara atau calo PT Jasa Sarana.

General Manager DAMRI Cabang Bandung, Ferdik Sakona mengungkapkan, kolaborasi langsung dengan Pemprov Jabar sudah berjalan sejak 1 Agustus 2026.

"Ini kan sejak Januari jalan. Hanya karena terjadi transisi saja. Jadi peralihan, sekarang dari pemerintah langsung ke operator," ujar Ferdik, Rabu (5/8/2026).

1. Operasional bus tetap dilakukan sepenuhnya

pilihan bus di Terminal Leuwipanjang, Bandung (commons.wikimedia.org/NFarras)

Ferdik menyampaikan, DAMRI yang kini sudah menjadi operator tugasnya masih tidak berubah, tetap mengoperasikan 60 unit bus untuk empat koridor, yakni Leuwipanjang-Soreang, Leuwipanjang-Dago, Dipatiukur-Unpad Jatinangor, serta Leuwipanjang-Majalaya.

"Kita ada empat koridor. Ada empat koridor. Terus yang lain mungkin Bigbird dua koridor," katanya.

Menurut Ferdik, operasional MJT saat ini masih merupakan bagian dari fase persiapan menuju pengembangan sistem transportasi massal yang lebih besar pada 2027 mendatang.

"Itu mungkin nanti 2027. Ini untuk 2026. Ini suatu persiapan aja, untuk simulasi lah. Meskipun operasionalnya udah jalan," ujarnya.

2. Tarif dipastikan belum berubah

Trans Metro Pasundan di Terminal Leuwipanjang (commons.wikimedia.org/NFarras)

Sementara itu, tarif yang dibayar penumpang saat ini sebesar Rp4.900 per perjalanan. Adapun besaran subsidi yang ditanggung Pemprov Jabar masih akan dihitung berdasarkan realisasi operasional dan jumlah pengguna layanan.

"Tarif untuk sekarang Rp4.900 ya, Rp4.900 tarifnya," kata Ferdik.

Ia menjelaskan, nilai kompensasi atau subsidi pemerintah baru bisa diketahui setelah seluruh data perjalanan dan jumlah tiket terkumpul.

"Nah, itu selisih. Selisihnya itu nanti diperhitungkan baru setelah pelaksanaan," ucapnya.

3. Modernisasi armada masih dikoordinasikan

Bis Kota DAMRI (Terminal Ledeng - Terminal Leuwipanjang) - Dokumentasi Pribadi

Mengenai modernisasi armada, seluruh bus Metro Jabar Trans yang saat ini dioperasikan DAMRI masih menggunakan mesin diesel. Rencana penggunaan bus listrik masih menunggu keputusan pemerintah.

"Kalau rencana mungkin ya, tapi kita juga belum tahu. Masih nunggu, Pak. Masih nunggu keputusannya," katanya.

Soal diputusnya PT Jasa Sarana, Ferdik mengakui sangat bersyukur karena langsung berhubungan dengan Pemprov Jabar. Sebab secara birokrasi administrasi pembayaran kata dia, akan lebih ringkas tanpa campur tangan pihak lain.

"Birokrasi lebih cepat," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article