Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kota Bandung Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19 Usia Anak di Jabar
Ilustrasi/Belajar bersama anak-anak (IDN Times/Besse Fadhilah)

Bandung, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar) menyatakan, Kota Bandung merupakan salah satu dari tiga kabupaten dan kota di Jabar yang menyumbangkan kasus positif COVID-19 usia anak-anak terbanyak.

Kepala Dinkes Jabar, Nina Susana Dewi mengatakan, hingga saat ini kasus COVID-19 usia anak-anak sudah banyak ditemukan di seluruh wilayah Jabar. Adapun jumlah keseluruhan kasus positif COVID-19 usia anak di Jabar mencapai 52.350 kasus.

"Paling Banyak, Kabupaten Garut, Kota Depok, Kota Bandung dan Kabupaten Subang, jadi memang cukup banyak," ujar Nina, melalui konferensi video, Rabu (30/6/2021). 

1. Vaksinasi pada anak-anak tengah dilakukan di Majalengka dan Bogor

Default Image IDN

Upaya penanganan yang sedang dilakukan oleh Pemprov Jabar, selain mengetatkan protokol kesehatan (Prokes), Nina mengungkapkan, percepatan vaksinasi untuk usia anak-anak tengah diujicobakan di dua kabupaten.

"Vaksinasi (anak-anak) di Jabar ada dua wilayah, ini buat pilot project itu ada di Bogor dan Kabupaten Majalengka, itu juga belum terlaporkan kegiatan karena baru pilot project," kata dia.

2. Sebanyak 77 persen kasus COVID-19 menjangkit anak berusia sekolah

Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Dwifantya Aquina)

Sebelumnya, Nina mengatakan, virus corona saat ini tidak lagi menyerang orang dewasa dan usia senja. Sehingga, selama pandemik masih berjalan, menurutnya, masyarakat tetap harus menaati prokes untuk melindungi lingkungan keluarga dan masyarakat lainnya.

"Jadi ada 77 persen yang terjangkit anak usia sekolah, kemudian balita, bayi dan prasekolah," katanya.

3. Ridwan Kamil terima banyak laporan kasus corona pada anak-anak

Ridwan Kamil. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil sebelumnya juga mengatakan bahwa ada peningkatan kasus COVID-19 pada usia anak-anak. Hal ini terlihat dari banyaknya laporan masyarakat yang Ia terima.

"Tercermin dari pesan pribadi di sosial media dan WhatsApp yang masuk ke saya, itu sepertiga curhatan kasus COVID-19 pada anak-anak," katanya.

Editorial Team

Related Article