Bandung, IDN Times - Perilaku masyarakat dalam memilih makanan dan minuman melalui layanan digital terus berubah. Konsumen kini tidak selalu langsung mencari produk atau merek tertentu, tetapi menjelajahi berbagai pilihan terlebih dahulu sebelum memutuskan pembelian.
Data GrabAds menunjukkan 79 persen pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan makanan dan minuman. Temuan ini memperlihatkan bahwa tahap pencarian inspirasi menjadi bagian penting dalam perjalanan konsumen sebelum melakukan transaksi.
Perubahan tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia. Kementerian Perindustrian mencatat produk domestik bruto (PDB) industri makanan dan minuman tumbuh 6,7 persen sepanjang semester I 2026. Sementara itu, nilai transaksi bruto layanan pengantaran Grab, termasuk GrabFood dan GrabMart, meningkat 24 persen di Asia Tenggara pada kuartal II 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berdasarkan basis mata uang konstan.
Tren ini menjadi salah satu pembahasan dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 yang digelar pada 8 Oktober 2026. Forum tersebut mempertemukan pelaku pemasaran dan pemimpin bisnis untuk membahas perubahan perilaku konsumen serta strategi bagi brand makanan dan minuman dalam membangun ketertarikan hingga mendorong pembelian.
