Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Erwin Harap Ada Sinergi Lagi dengan Farhan Seperti Saat Pencalonan

Kota Bandung
3 min read
Erwin Harap Ada Sinergi Lagi dengan Farhan Seperti Saat Pencalonan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin. Dok Istimewa
  • Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengaku belum kembali berkomunikasi dengan Wali Kota Muhammad Farhan dan berharap sinergi mereka pulih demi pembangunan kota.
  • Erwin menyatakan belum menerima disposisi kegiatan maupun pembahasan pembagian tugas dari Farhan; undangan yang dihadirinya umumnya datang langsung dari masyarakat atau pihak luar OPD.
  • Erwin mengaku tidak dilibatkan dalam pembahasan anggaran, program, serta mutasi jabatan, namun tetap menjalankan pengawasan dan menindaklanjuti laporan warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengaku belum kembali berkomunikasi dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia berharap komunikasi dan sinergi keduanya dapat diperbaiki demi keberlangsungan pembangunan Kota Bandung.

Erwin mengatakan, hingga saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai pembagian tugas antara dirinya dan Farhan. Ia juga menyebut belum menerima disposisi dari wali kota untuk menggantikan atau menghadiri kegiatan tertentu.

"Saya mudah-mudahan saja, dengan izin Allah, hubungan komunikasinya bisa diperbaiki. Tapi untuk saat ini saya belum ada komunikasi," kata Erwin, Jumat (9/10/2026).

  1. 1. Komunikasi harusnya kembali baik

    IMG_20260706_143251.jpg
    Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin. Dok Istimewa

    Erwin mengakui belum ada komunikasi lebih lanjut dengan Farhan. Ia berharap hubungan keduanya dapat kembali membaik agar bisa bersama-sama menjalankan pemerintahan dan membangun Kota Bandung.

    Menurutnya, keduanya pernah memiliki cita-cita yang sama ketika maju sebagai pemimpin Kota Bandung. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat kembali diwujudkan.

    "Mudah-mudahan saja bisa lebih baik ke depannya. Karena bagaimanapun, kita melangkah ini dulu berdua, dan tentunya saya sangat berharap bahwa membangun Kota Bandung ini juga dengan semangat kebersamaan, berdua," ujarnya.

    Ia juga mengingatkan cita-cita untuk menjadi pemimpin yang khairunnas anfa'uhum linnas, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Erwin berharap prinsip tersebut tetap menjadi semangat dalam menjalankan pemerintahan Kota Bandung.

  2. 2. Akui belum menerima disposisi kegiatan apapun dari Farhan

    IMG-20260925-WA0031.jpg
    Walkot bandung Erwin

    Selain persoalan komunikasi, Erwin mengatakan belum menerima disposisi dari Farhan untuk menjalankan atau menggantikan kegiatan tertentu. Ia menyebut undangan kegiatan yang diterimanya selama ini rata-rata berasal dari masyarakat atau pihak di luar organisasi perangkat daerah (OPD).

    "Perasaan saya belum pernah dikasih disposisi. Rata-rata disposisi ini ke Pak Sekda, ya, semua. Jadi, saya hadir karena langsung mendapat undangan yang ditujukan kepada saya," tuturnya.

    Erwin juga mengaku belum mengetahui secara pasti mekanisme pembagian tugas yang berjalan saat ini. Ia mengatakan belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai pembagian porsi kerja antara dirinya dan wali kota.

    Meski demikian, ia menyatakan tetap menjalankan fungsi sebagai wakil wali kota, termasuk melakukan pengawasan dan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat.

  3. 3. Tidak dilibatkan dalam sejumlah pembahasan pemerintahan

    IMG_20260410_085332.jpg
    Pemkot Bandung Mulai WFH, Suasana Balai Kota Lengang. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Erwin juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak dilibatkan dalam sejumlah pembahasan strategis di lingkungan Pemkot Bandung. Hal tersebut, menurutnya, mencakup pembahasan anggaran, program pemerintah, hingga mutasi dan rotasi jabatan.

    "Mulai dari pembahasan anggaran, anggaran perubahan, program Pemkot Bandung, sampai mutasi dan rotasi, saya tidak dilibatkan," katanya.

    Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai anggaran, melainkan pentingnya keterlibatan wakil wali kota dalam menjalankan pemerintahan secara bersama-sama.

    "Kalau bicara anggaran, ya itu bicara Wali Kota yang menentukan. Cuma seharusnya wakil juga diajak bicara. Kan harusnya seperti itu," ujarnya.

    Erwin berharap situasi tersebut dapat diperbaiki karena masa kepemimpinan mereka masih menyisakan lebih dari tiga tahun.

    "Bandung ini kompleks. Jadi, saya sangat berharap kita bisa bersama-sama membangun Kota Bandung, apa pun itu, baik terkait anggaran, program, rotasi dan mutasi, maupun hal lainnya. Kalau bisa, Wakil Wali Kota juga dilibatkan," katanya.

    Terkait belum optimalnya komunikasi tersebut, Erwin tidak memberikan penilaian mengenai dampaknya terhadap jalannya pemerintahan. Ia mempersilakan pertanyaan mengenai hal itu ditujukan langsung kepada Farhan.

    "Yang pasti, sekarang saya melaksanakan fungsi saya. Pertama, sebagai Wakil Wali Kota, menjalankan fungsi pengawasan. Kedua, apa pun masalah di Kota Bandung yang dilaporkan masyarakat kepada saya, saya pasti langsung turun untuk menyelesaikannya," tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More