Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pilih Susu Formula Anak, Orang Tua Bisa Cek Sumber Susu Lewat QR

Kota Bandung
5 min read
Pilih Susu Formula Anak, Orang Tua Bisa Cek Sumber Susu Lewat QR
Dok.Istimewa
  • AceKid memperkenalkan fitur Scan & Cek melalui kode QR pada kemasan agar orang tua dapat mengakses informasi sumber susu, bahan baku, dan proses produksi.
  • Perusahaan menyebut produknya berbahan utama susu segar tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, serta perisa sintetik; kecocokan formula tetap disesuaikan usia dan kebutuhan nutrisi anak.
  • Testimoni konsumen mengenai kenyamanan pencernaan bersifat pribadi, bukan bukti klinis; penggunaan susu formula perlu mempertimbangkan kebutuhan anak bersama tenaga kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times – Memilih susu formula untuk anak tidak hanya berkaitan dengan komposisi yang tercantum pada kemasan. Informasi mengenai sumber bahan baku dan proses produksi juga bisa menjadi pertimbangan orang tua sebelum menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Salah satu cara yang diperkenalkan produsen susu formula AceKid adalah fitur Scan & Cek melalui kode QR pada kemasan. Fitur ini memungkinkan konsumen mengakses informasi mengenai sumber susu, menurut keterangan perusahaan.

Melalui kampanye #CekTransparansiAceKid, perusahaan mengajak orang tua untuk tidak hanya membaca daftar komposisi, tetapi juga mencari tahu asal bahan baku dan informasi mengenai proses pembuatan produk.

Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, Grace Zhou, mengatakan, informasi mengenai perjalanan susu dari sumber hingga menjadi produk jadi telah diperkenalkan melalui program Ace Fresh Journey. Akses informasi tersebut kemudian dapat dilakukan konsumen melalui fitur QR pada kemasan.

“Melalui Ace Fresh Journey, kami telah memperlihatkan bagaimana perjalanan susu dimulai dari sumber hingga menjadi susu formula. Melalui fitur Scan & Cek yang tersedia pada kemasan AceKid, orang tua juga dapat menelusuri informasi mengenai sumber susu tersebut secara langsung,” ujar Grace dalam keterangan tertulis, 8 Oktober 2026.

  1. 1. Komposisi dan sumber bahan baku bisa menjadi pertimbangan

    Screenshot_2026-10-09-20-11-59-344_com.google.android.apps.docs-edit.jpg
    Dok.Istimewa

    Saat memilih susu formula, orang tua dapat memulai dengan membaca komposisi pada kemasan, kemudian mencari informasi tambahan mengenai bahan baku yang digunakan. Langkah ini membantu orang tua memahami informasi produk sebelum memutuskan pilihan.

    Dalam keterangannya, AceKid menyebut susu segar sebagai komposisi utama produknya. Perusahaan juga menyatakan produknya dibuat tanpa penambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik.

    Grace mengatakan, orang tua perlu mempertimbangkan informasi produk secara menyeluruh, bukan hanya mengandalkan satu aspek ketika memilih susu formula untuk anak.

    “Kami ingin orang tua tidak harus memilih hanya berdasarkan satu informasi. Cek komposisinya, pahami bahan utamanya, lalu cek juga dari mana sumber susunya dan bagaimana produk tersebut dibuat,” kata Grace.

    Ia menambahkan, informasi mengenai komposisi, proses produksi, dan sumber susu dapat menjadi bahan pertimbangan konsumen. Meski demikian, kecocokan susu formula tetap perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi masing-masing anak.

  2. 2. Kode QR memberikan akses ke informasi produk

    Screenshot_2026-10-09-20-12-13-998_com.google.android.apps.docs-edit.jpg
    Dok.Istimewa

    Selain memeriksa komposisi, orang tua dapat memindai kode QR pada kemasan AceKid untuk mengakses informasi mengenai sumber susu. Perusahaan menyebut fitur tersebut sebagai bagian dari sistem keterlacakan produk yang disediakan bagi konsumen.

    AceKid juga menjelaskan penggunaan One-Step Fresh Process dalam proses produksinya. Menurut perusahaan, proses tersebut dirancang untuk menjaga nutrisi alami dan struktur protein pada susu segar.

    Dalam keterangan yang sama, perusahaan menyebut fasilitas produksinya memiliki 25 tahapan proses dan melakukan 411 pemeriksaan kualitas pada setiap batch. AceKid juga mengklaim tidak memiliki catatan kecelakaan keamanan pangan selama lebih dari 64 tahun.

    Informasi mengenai tahapan produksi dan pemeriksaan kualitas tersebut merupakan keterangan dari perusahaan. Karena itu, orang tua tetap perlu memahami informasi yang tersedia dan tidak menganggap keberadaan kode QR sebagai pengganti pemeriksaan atau verifikasi independen terhadap seluruh klaim produk.

    Grace menegaskan, transparansi yang ingin dibangun perusahaan bukan hanya tentang menyediakan daftar informasi, melainkan membantu konsumen memahami produk sebelum mengambil keputusan.

    “Bagi kami, transparansi bukan hanya memberikan daftar informasi, tetapi membantu orang tua memahami produk secara lebih utuh. Mulai dari susu segar sebagai komposisi utama, proses One-Step Fresh, hingga sumber susu yang dapat ditelusuri melalui Scan & Cek, seluruh informasi tersebut kami buka agar orang tua memiliki dasar yang lebih lengkap saat menentukan pilihan,” ujarnya.

  3. 3. Pengalaman konsumen menjadi pertimbangan, bukan bukti klinis

    Potret susu formula
    Potret susu formula (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

    Pengalaman memilih susu formula juga dirasakan Melina, seorang ibu dari Surabaya yang ditemui di stan AceKid dalam Willow Baby Expo (WILBEX) 2026 Vol. 2 pada September lalu.

    Melina mengatakan, sebelum mengenal AceKid, ia telah mencoba beberapa pilihan susu untuk anaknya. Ia tertarik mencoba produk tersebut karena komposisi yang tercantum pada kemasan dan adanya akses informasi mengenai sumber susu.

    “Saya sebelumnya cukup banyak mencoba pilihan susu untuk anak dan belum menemukan yang benar-benar cocok. Yang membuat saya tertarik mencoba AceKid adalah komposisi utamanya susu segar, tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik. Saya juga bisa mengecek informasi mengenai sumber susunya, jadi sebelum mencoba pun rasanya sudah punya informasi yang lebih lengkap tentang produk yang saya pilih untuk anak,” kata Melina.

    Ia juga membagikan pengalaman setelah anaknya rutin mengonsumsi produk tersebut. Menurut Melina, pencernaan anaknya terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering mengalami sembelit. Ia turut menilai susu tersebut lebih praktis disiapkan karena cepat larut.

    “Setelah rutin dikonsumsi, dari pengalaman saya pribadi, pencernaan anak terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering mengalami sembelit seperti sebelumnya. Saya juga suka karena susunya cepat larut sehingga lebih praktis saat disiapkan. Buat saya, pengalaman tersebut ditambah keterbukaan mengenai komposisi dan sumber susunya membuat saya lebih yakin melanjutkan AceKid untuk anak,” ujarnya.

    Pengalaman Melina merupakan testimoni pribadi dan tidak dapat dijadikan bukti bahwa produk tersebut memiliki efek yang sama pada setiap anak. Respons anak terhadap susu formula dapat berbeda, sehingga pemilihan produk perlu mempertimbangkan kebutuhan masing-masing anak.

    AceKid menyatakan mendukung pemberian ASI sebagai nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan bersama makanan pendamping sesuai kebutuhan. Penggunaan susu formula perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak serta dipertimbangkan bersama tenaga kesehatan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More