Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Herwin Pimpin KADIN Bandung, Bidik Investasi Asing dan Dalam Negeri

Kota Bandung
3 min read
Herwin Pimpin KADIN Bandung, Bidik Investasi Asing dan Dalam Negeri
Dok. Istimewa
  • Herwin Muchtar terpilih sebagai Ketua KADIN Kota Bandung periode 2026–2031 melalui kesepakatan tiga kandidat dalam Mukota IX, dengan komitmen membangun organisasi bersama.

  • Herwin memfokuskan kepemimpinan pada penciptaan lapangan kerja, penguatan kolaborasi pemerintah-pelaku usaha, investasi, dan transformasi digital, tanpa merinci target investasi maupun jumlah pekerjaan.

  • Ia menilai pariwisata Bandung belum pulih sepenuhnya; konektivitas penerbangan diharapkan menggerakkan ekonomi, sementara susunan pengurus baru ditargetkan rampung dalam 30 hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Herwin Muchtar terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung periode 2026–2031. Ia akan memimpin organisasi pengusaha tersebut di tengah tantangan penciptaan lapangan kerja dan pemulihan sektor pariwisata yang dinilainya belum tuntas.

Herwin terpilih dalam Musyawarah Kota (Mukota) IX KADIN Kota Bandung di The Papandayan Hotel, Jumat (9/10/2026). Pemilihan berlangsung melalui kesepakatan setelah tiga kandidat yang sebelumnya mengikuti pencalonan sepakat mendukung satu nama.

Herwin mengatakan, kesepakatan itu bukan berarti dua kandidat lainnya mengundurkan diri, melainkan keputusan untuk bersama-sama membangun dunia usaha di Kota Bandung.

"Awalnya ada tiga kandidat, tetapi kami bermufakat bahwa yang maju hanya satu orang. Jadi, tidak ada yang mundur. Kami maju bersama untuk KADIN Kota Bandung yang lebih baik," kata Herwin.

  1. 1. Bidik lapangan kerja dan investasi

    IMG-20261010-WA0007.jpg
    Dok. Istimewa

    Herwin menempatkan penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu fokus kepemimpinannya. Ia menilai, KADIN memiliki posisi strategis untuk mendorong peluang usaha karena menaungi berbagai asosiasi di sektor bisnis.

    Menurutnya, kerja sama antara pelaku usaha dan pemerintah perlu diperkuat agar aktivitas ekonomi bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

    "KADIN merupakan induk dunia usaha yang terdiri atas berbagai asosiasi. Kami akan mengoptimalkan kolaborasi untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya," katanya.

    Selain itu, Herwin ingin mendorong investasi dan mempercepat transformasi digital pelaku usaha. Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan daya saing bisnis di tengah perubahan pasar.

    Namun, ia belum merinci target investasi maupun jumlah lapangan kerja yang ingin diciptakan selama masa kepemimpinannya

  2. 2. Sebut pariwisata Bandung belum pulih

    IMG_20260906_114531.jpg
    Penumpang di Bandara Husein mencari kejelasan terkait pembatalan penerbangan dari dan ke Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Herwin juga menyoroti kondisi sektor jasa dan pariwisata Kota Bandung. Sebagai pengusaha perhotelan, ia menilai industri tersebut masih menghadapi dampak pandemi COVID-19. Meski kegiatan usaha kembali berjalan, menurutnya, kondisi industri belum sepenuhnya pulih.

    "Kalau mau jujur, sejak COVID-19 dunia jasa dan pariwisata benar-benar berjuang. Kalau ada yang mengatakan sudah pulih, menurut saya kita belum sepenuhnya pulih," kata Herwin.

    Ia menilai konektivitas udara menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kunjungan wisatawan ke Bandung. Herwin menyoroti rencana pembukaan kembali penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, termasuk rute internasional dari Singapura dan Kuala Lumpur yang dijadwalkan pada Oktober 2026.

    Menurutnya, peningkatan konektivitas berpotensi mendatangkan wisatawan dan menggerakkan sektor lain, seperti hotel, kuliner, perdagangan, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Meski demikian, peningkatan kunjungan wisatawan juga perlu diikuti dengan kualitas layanan dan daya saing usaha lokal agar manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas.

  3. 3. Susunan pengurus ditargetkan rampung 30 hari

    ilustrasi investasi (IDN Times/Arief Rahmat)
    ilustrasi investasi (IDN Times/Arief Rahmat)

    Setelah terpilih, Herwin bersama tim formatur akan menyusun kepengurusan KADIN Kota Bandung periode 2026–2031. Tim tersebut terdiri dari Herwin Muchtar sebagai ketua terpilih, serta Iwa Gartiwa, Ibrahim Imaduddin Islam, M. Firaldi Akbar, dan R. Heryanto.

    Penyusunan kepengurusan ditargetkan selesai dalam 30 hari sesuai ketentuan KADIN Jawa Barat. Herwin mengatakan, kepengurusan mendatang akan melibatkan berbagai elemen dunia usaha di Kota Bandung.

    "Kami akan berusaha mengakomodasi seluruh elemen dunia usaha," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More