Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil langkah maju dalam pengelolaan sampah dengan menerapkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Teknologi RDF telah diuji-cobakan di beberapa Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, melalui uji coba di beberapa TPST di antaranya di Babakan Siliwangi (Baksil), Jalan Indramayu, Ence Azis, dan Batununggal, Kota Bandung berhasil mengubah sampah menjadi RDF.
“Dengan adanya teknologi RDF ini, ritasi sampah Kota Bandung ke TPS Sari Mukti berkurang,” kata Bambang saat mendampingi PJ Gubernur Bey Machmudin di TPST Ence Azis Jalan Babatan, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (13/5/2024).
RDF sendiri merupakan teknologi proses sampah meliputi pengeringan untuk mengurangi kadar airnya menjadi kurang dari 25 persen. Kemudian, setelah itu, sampah dicacah menjadi ukuran 2-10 cm agar nilai kalor meningkat. Hasilnya adalah serbuk-serbuk atau potongan-potongan seragam yang siap digunakan sebagai bahan bakar.
