Bandung, IDN Times - Kasus kekerasan terhadap perempuan di Jawa Barat mengalami peningkatan sejak 2024 sampai pertengahan 2026. Dari semua kejadian, kasus paling berat yaitu penyekapan terhadap YTR oleh Taufik Hidayat di sebuah indekos wilayah Cinunuk, Kabupaten Bandung.
Kasus YTR yang masih dalam penanganan pihak kepolisian ini dinilai paling berat dari dua tahun terkahir di wilayah Jawa Barat. Korban disekap selama bertahun-tahun dengan adanya dugaan penganiayaan hingga mengalami kerusakan di beberapa anggota tubuh.
Adapun total kasus kekerasan terhadap perempuan yang terdata melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024 terdapat 472 kasus, 2025 terdapat 615 kasus dan 2026 Januari-Mei 371 kasus.
Sementara, berdasarkan data kasus kekerasan perempuan yang diterdapat pada SIMFONI KemenPPPA RI pada 2024 ada 1.161 kasus, dan 2025 1367 kasus. Untuk 2026 saat ini masih dalam pendataan.
