Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus Pembunuhan Subang, Yosep Singgung Golok di Warung Pecel Lele
Ilustrasi penusukan. (IDN Times/Mia Amalia)

Bandung, IDN Times - Pembunuhan ibu (Tuti) dan anak (Amalia) di Kabupaten Subang, ternyata sudah direncanakan. Salah satu tersangka, Yosep, bahkan sudah menyinggung soal golok beberapa jam sebelum pembunuhan.

Kuasa hukum tersangka M Ramdanu, Achmad Taufan mengatakan, Yosep dan Danu sempat bertemu di warung pecel lele. Selain mengeluhkan soal keuangan, Yosep juga telah menyebut mengenai golok yang kemudian dipakai untuk membunuh.

"Nah setelah curhat panjang lebar, setelah itu (Yosep) mengarahkan Danu, nanti di rumah (korban) kamu udah disiapin itu ada golok, kamu ambil ya nu, bantu saya, kamu tenang aja, bantu emang (paman)," kata Achmad Taufan, Senin (13/11/2023).

1. Danu ikut arahan Yosep karena takut

Ilustrasi kasus pembunuhan. (IDN Times/Cije Khalifatullah)

Yosep juga mengutarakan niat memberikan pelajaran kepada Danu. Dia yang telah terprovokasi dengan curhatan Yosep akhirnya mengikuti keinginan Yosep. Apalagi, Yosep merupakan majikan yang sangat disegani dan dihormati oleh Daju.

"Kalau kata-kata membunuhnya tidak ada, namun ada kata pelajaran yang akan dikasih ke Danu. Danu merasa bahwa Yosep ini betul-betul terzolimi, sehingga Danu mau (membantu), apalagi Yosep di sini terkenal orang kaya, jadi Danu takut, hormat dan takut sama Yosep," ungkapnya.

2. Kasus ini mulai jelas dengan adanya prarekontruksi

Ilustrasi pembunuhan. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Achmad Taufan meyakini bahwa pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia telah direncanakan oleh Yosep. Hal itu diperkuat setelah dirinya melihat langsung pra rekonstruksi pembunuhan.

"Kita dari awal ini pembunuhan yang sangat direncanakan, artinya direncanakan oleh oknum selain Danu. Kami kuat menduga ini memang direncanakan, jam Arighi dan Abi datang, jam Mimin datang itu dalam pra rekonstruksi kemarin sudah diperjelas," kata dia.

3. Sempat keluhkan persoalan uang

Ilustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut Achmad, dalam pertemuan di warung Pecel Lele tersebut Yosep melakukan provokasi dengan menceritakan masalah keuangan yayasan yang dikelola oleh korban. Yosep mengatakan bahwa ada pembagian porsi keuangan yayasan yang tidak adil bahkan terkesan dibatasi oleh korban.

"Di pecel lele Yosep cerita tentang kekesalannya dengan almarhum atau korban bahwa sampai hari ini, dia yang buat yayasan tapi dia tidak dapat, dibatasi keuangan tidak ada penghasilan," terang Achmad Taufan.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Surawan membenarkan terkait obrolan masalah keuangan yayasan di warung pecel lele tersebut.

"Iya betul ada pembicaraan itu," kata Surawan, Senin 13 November 2023.

Surawan tak membantah jika masalah keuangan menjadi motif dari pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia pada 18 Agustus 2021. Namun, penyidik masih perlu pendalaman untuk memastikan motif dari pembunuhan tersebut.

"Memang betul dari pemeriksaan Danu. bahwa Yosep bercerita ke Danu lagi membutuhkan uang. yang pasti bukan uang untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Editorial Team

Related Article