Bandung, IDN Times - Polisi di seluruh daerah Jawa Barat mulai dilarang menggunakan vape atau rokok elektrik. Mereka tidak hanya dilarang menggunakannya di dalam ruangan kerja, tapi hingga di seluruh markas polisi.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin bahkan sempat menyebut bahwa rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Justru, penggunaannya berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular sekaligus membuka celah penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan anak dan remaja.
Pun dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang pernah menyampaikan sikap menentang penggunaan rokok elektrik karena potensi dampak kesehatannya. Meski penelitian mengenai efek jangka panjang vape masih terus berkembang, sejumlah risiko kesehatannya sudah perlu menjadi perhatian.
Lantas kenapa vape sangat berbahaya?