Jembatan Runtuh Dihantam Banjir, Puluhan Warga di KBB Terisolasi

Bandung Barat, IDN Times - Puluhan warga di Kampung Cibungbulang RT 03 RW 07 Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) terisolir.
Akses jalan satu-satunya mereka terputus akibat runtuhnya jembatan setelah diterjang banjir bandang pada Minggu, 28 November 2021 subuh. Jembatan tersebut berada di atas Sungai Cipada dan menghubungkan dua kampung di dua desa.
1. Banjir bandang sudah tiga kali terjadi dalam dua minggu

Peristiwa runtuhnya jembatan itu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut semalaman. Akibatnya, banjir bandang di aliran sungai Cipada pun terjadi dan perlahan menggerus bantaran sungai.
"Jadi memang sejak dua minggu terakhir ada tiga kali banjir bandang di sungai ini. Nah banjir yang terakhir ini terjadi tadi malam sampai meruntuhkan jembatan," ujar warga setempat Rahmat (39 tahun) saat ditemui.
2. Warga kampung tak punya akses lagi

Akibat runtuhnya jembatan itu, akses Kampung Cibungbulang, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang dengan Kampung Lebak Leungsir Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan terputus.
"Di sini ada dua kampung. Warga Kampung Cibungbulang tidak memiliki akses lagi selain jembatan ini," kata Rahmat.
3. Warga gotong-royong singkirkan material

Jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 1,5 meter itu ambruk sepenuhnya hingga menutupi aliran Sungai Cipada. Saat ini, warga bergotong-royong mengevakuasi material jembatan agar tak menghambat aliran sungai.
"Sekarang dibersihkan dulu biar tidak menghalangi aliran air. Takutnya ada banjir bandang lagi malah ke pemukiman warga," tutur Rahmat.
4. Rencananya bakal dibangun jembatan darurat

Untuk sementara, warga bergotong-royong untuk menyingkirkan material reruntuhan untuk kemudian dibangun jembatan sementara. Jembatan sementara rencananya akan dibangun menggunakan bambu agar warga tidak terisolasi.
"Rencananya mau bikin jembatan dari bambu yang penting warga bisa lewat dulu jadi enggak terisolasi," sebut Rahmat.





















