Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Ramadan, Pos Indonesia Santuni 206 Anak Yatim

PRL02943.JPG
IDN Times/Humas PosIND
Intinya sih...
  • Pembinaan rohani untuk perkuat nilai spiritual karyawan
  • Santunan disalurkan ke 206 anak yatim di berbagai daerah
  • Tausiyah ingatkan bekerja bisa bernilai ibadah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pos Indonesia menggelar kegiatan pembinaan rohani yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada 206 anak yatim. Kegiatan berlangsung di Ruang Mas Soeharto, Graha Pos Indonesia Bandung, Rabu (11/2/2026), dan diikuti jajaran pimpinan hingga karyawan.

Momentum ini dimaknai sebagai ajakan untuk menyiapkan diri secara spiritual sekaligus memperkuat kepedulian sosial menjelang Ramadan. Berikut tiga hal penting dari kegiatan tersebut:

1. Pembinaan rohani untuk perkuat nilai spiritual karyawan

Ilustrasi Ramadan (pixabay.com/pexels)
Ilustrasi Ramadan (pixabay.com/pexels)

Plt. Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, mengatakan pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual.

“Saya mengajak teman-teman untuk kembali menghidupkan pembinaan rohani, karena tanpa itu kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Haris.

Menurutnya, pembinaan rohani bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang refleksi agar setiap insan perusahaan tetap bekerja dengan nilai kejujuran, ketulusan, dan tanggung jawab.

2. Santunan disalurkan ke 206 anak yatim di berbagai daerah

ilustrasi anak yatim (unsplash.com/Raka Dwi Wicaksana)
ilustrasi anak yatim (unsplash.com/Raka Dwi Wicaksana)

Selain pembinaan rohani, Pos Indonesia menyalurkan santunan kepada 206 anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sebagian anak yatim hadir langsung untuk menerima santunan secara simbolis.

Penyaluran ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial perusahaan, sekaligus ajakan untuk memperkuat semangat berbagi, terutama menjelang bulan penuh berkah.

3. Tausiyah ingatkan bekerja bisa bernilai ibadah

PRL02697.JPG
IDN Times/Humas PosIND

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dari Ust. Dr. Rahmat Hidayat. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa pekerjaan tidak hanya soal mencari nafkah, tetapi juga dapat menjadi ladang ibadah jika dijalani dengan niat yang baik.

Ia mengingatkan agar kesibukan kerja tidak membuat seseorang lalai menjalankan kewajiban ibadah, termasuk salat tepat waktu. Selain itu, ia juga mengajak untuk membiasakan zakat dan sedekah sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadan.

Melalui kegiatan ini, Pos Indonesia berharap seluruh karyawan dapat menyambut Ramadan dengan hati yang lebih tenang, semangat kerja yang lebih baik, serta kepedulian sosial yang semakin kuat.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Jelang Ramadan, Pos Indonesia Santuni 206 Anak Yatim

12 Feb 2026, 07:53 WIBNews