Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jalur Arteri Padat, Warga Sesalkan One Way Berlanjut di Tol

Jalur Arteri Padat, Warga Sesalkan One Way Berlanjut di Tol
Kepadatan kendaraan terjadi di jalur arteri Pantura Cirebon. (Ilustrasi)
Share Article

Karawang, IDN Times - Kepolisian terus memperpanjang sistem satu arah (one way) dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga GT Cikampek hingga Kamis (27/4/2023) tengah malam ini. Rekayasa lalu lintas itu pun menambah risiko penumpukan lalu lintas kendaraan di jalur arteri pada arus balik Lebaran 2023.

Kondisi itu dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas dan perekonomian mereka. “Tentunya menghambat, BBM (Bahan Bakar Minyak) juga jadi boros, jalan memutar (u-turn) jadi jauh,” kata salah seorang warga di Jalur Pantura Kabupaten Subang, Salman, Rabu (26/4/2023) kemarin.

Menurut pantauan, antrean kendaraan kerap terjadi setelah keluar dari GT Cikampek kilometer 72. Kepadatan itu diperburuk oleh kendaraan angkutan barang berukuran besar yang belum diperbolehkan menggunakan jalur tol hingga saat ini.

1. Kepadatan di jalur tol berbanding terbalik dengan arteri

One way di Tol Cipali pada saat arus mudik (IDN Times/Abdul Halim)
One way di Tol Cipali pada saat arus mudik (IDN Times/Abdul Halim)

Keputusan pemerintah memberlakukan one way di jalan tol dinilai malah merugikan warga yang berada di jalur arteri. Terlebih, rekayasa lalu lintas itu dilakukan tanpa henti selama beberapa hari pada arus mudik maupun arus balik.

“Kalau bisa jangan terlalu lama one way-nya,” kata Salman.

Padahal, dari pantauan langsung di Jalan Tol Cipali, kondisi lalu lintas relatif lengang. Pemudik yang melintas bahkan bisa memacu kendaraannya dalam kecepatan maksimal pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Senin-Selasa (24-25/4/2023) lalu.

2. Jasa Marga memprediksi arus balik berlanjut hari ini

Dok Jasa Marga
Dok Jasa Marga

Sementara itu, berdasarkan data volume lalu lintas kendaraan Jasa Marga mengklaim masih terjadi peningkatan arus balik dari arah Timur (Trans Jawa) menuju ke arah Jakarta. Hal itu diperkuat oleh pantauan visual CCTV dan laporan petugas Kepolisian di lapangan.

Jasa Marga memprediksi peningkatan lalu lintas masih akan berlanjut hingga hari ini. “Rekayasa lalu lintas one way yang dijadwalkan selesai pada Rabu (26/4/2023) pukul 24.00 WIB, masih akan terus dilanjutkan atas diskresi Kepolisian,” kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana.

3. One way akan dilanjutkan jika masih ada kenaikan lalin

Ilustrasi. Petugas kepolisian berjaga memantau arus mudik lebaran. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Ilustrasi. Petugas kepolisian berjaga memantau arus mudik lebaran. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Lisye memperkirakan perpanjangan rekayasa lalu lintas one way akan berakhir pada pukul 24.00 WIB tengah malam nanti. Namun, hal itu tergantung kondisi lalu lintas pada periode waktu tiga jam sebelum jadwal pengakhiran tersebut.

“Apabila masih terdapat peningkatan volume lalu lintas yang signifikan dari arah Timur ke Jakarta, maka dapat dimungkinkan terjadi penyesuaian kembali jadwal pengakhiran rekayasa lalu lintas one way,” tutur Lisye.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More

Gelombang Massa Aksi di Jabar, Dedi Mulyadi: Kami Tak Ada Problem

18 Jun 2026, 17:45 WIBNews