Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ivan Gunawan Buka Gerai Modest Wear, Usung Pengalaman Belanja Personal
Ivan Gunawan Buka Gerai Modest Wear, Usung Pengalaman Belanja Personal (Dok. Syareeva)
  • Ivan Gunawan membuka gerai offline perdana Syareeva di Jalan LLRE Martadinata No. 57, Bandung, pada 1 Agustus 2026, menghadirkan koleksi abaya dan modest wear premium.
  • Syareeva menawarkan desain elegan dan timeless berbahan premium untuk aktivitas harian, perjalanan ibadah, serta acara khusus, dengan nilai busana sebagai bagian dari ibadah.
  • Gerai berkonsep Akhwat Only menyediakan pengalaman belanja personal, termasuk melihat produk, merasakan material, dan konsultasi; pembukaannya turut diisi kajian muslimah bersama Ummi Pipik Dian Irawati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Desainer Ivan Gunawan resmi membuka gerai offline pertama untuk brand modest fashion miliknya, Syareeva, pada Sabtu (1/8/2026). Kehadiran toko ini menjadi langkah baru untuk mendekatkan koleksi busana muslim premium kepada pelanggan melalui pengalaman berbelanja secara langsung.

Gerai yang berlokasi di Jalan LLRE Martadinata No. 57 Kota Bandung itu menghadirkan berbagai koleksi abaya dan modest wear dengan konsep premium. Peresmian toko dilakukan langsung oleh Ivan Gunawan sebagai penanda dimulainya operasional gerai perdana Syareeva.

Tak hanya diisi seremoni pembukaan toko, acara grand opening juga menghadirkan kajian muslimah bersama Ummi Pipik Dian Irawati. Mengusung tema "Berhias Taqwa, Menuju Ridha-Nya", kajian tersebut mengajak muslimah memahami bahwa busana bukan sekadar penunjang penampilan, tetapi juga bagian dari ketaatan kepada Allah SWT.

Melalui pembukaan gerai ini, Syareeva ingin menghadirkan ruang berbelanja yang lebih nyaman sekaligus memberikan pengalaman yang lebih dekat bagi pelanggan dalam memilih busana muslim sesuai kebutuhan mereka.

1. Syareeva hadir dengan konsep modest wear premium

Ivan Gunawan saat melaksanakan ibadah haji (instagram.com/ivan_gunawan)

Ivan Gunawan mengatakan Syareeva lahir sebagai bagian dari perjalanan bisnisnya di industri fesyen Indonesia. Menurutnya, brand tersebut tidak hanya menawarkan desain busana, tetapi juga membawa nilai yang ingin disampaikan kepada para muslimah.

"Syareeva adalah ikhtiar saya untuk menghadirkan busana muslim yang tidak hanya indah dikenakan, tetapi juga memiliki nilai ibadah. Saya berharap setiap perempuan yang mengenakan Syareeva merasa lebih percaya diri, lebih nyaman dalam beribadah, dan semakin mencintai syariat Allah melalui cara mereka berpakaian," ujar Ivan Gunawan, dalam siaran pers yang diterima IDN Times pada Selasa (4/8/2026).

Syareeva menghadirkan koleksi abaya dan modest wear yang dibuat menggunakan material premium dengan desain elegan dan timeless. Koleksi tersebut dirancang untuk digunakan dalam berbagai aktivitas, mulai dari keseharian, perjalanan ibadah, hingga acara khusus.

2. Gerai dirancang untuk pengalaman belanja yang lebih nyaman

Ilustrasi shopping (freepik.com)

Hadirnya toko fisik pertama menjadi upaya Syareeva memberikan pengalaman berbelanja yang lebih personal. Pelanggan dapat melihat langsung kualitas produk, merasakan material yang digunakan, hingga berkonsultasi dalam memilih busana yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan.

Gerai ini juga menerapkan konsep "Akhwat Only", sehingga hanya perempuan yang diperkenankan memasuki area toko. Kebijakan tersebut dihadirkan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan saat berbelanja.

"Saya berharap setiap langkah Syareeva menjadi ladang ibadah, baik bagi para muslimah yang mengenakannya maupun bagi saya pribadi yang menghasilkan karya ini. Semoga setiap karya yang kami hadirkan membawa keberkahan dan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT," ungkap Ivan Gunawan.

Menurut Ivan, Syareeva diharapkan dapat berkembang mengikuti jejak brand lain yang berada di bawah naungan Ivan Gunawan Group, sekaligus memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

3. Kajian muslimah menjadi bagian dari pembukaan gerai

ilustrasi perempuan mengaji (ajaib.co.id)

Suasana grand opening tidak hanya berfokus pada peluncuran toko, tetapi juga dibalut dengan kegiatan bernuansa spiritual. Kajian yang disampaikan Ummi Pipik Dian Irawati mengangkat pentingnya menjadikan busana sebagai bagian dari identitas dan bentuk ketaatan seorang muslimah.

Dalam kajian tersebut, para peserta diajak memahami bahwa berhias tidak hanya bertujuan mempercantik penampilan, tetapi juga menjaga kehormatan melalui cara berpakaian yang sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam.

"Kajian tersebut mengajak para muslimah untuk memahami bahwa berhias bukan semata untuk mempercantik penampilan, tetapi juga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT melalui busana yang menjaga kehormatan dan merupakan identitas seorang wanita muslimah," ujar Ivan.

Melalui kehadiran gerai offline pertamanya, Syareeva berharap dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih dekat dengan pelanggan sekaligus memperkuat posisinya sebagai brand modest fashion premium yang mengedepankan kenyamanan, kualitas, dan nilai-nilai syariat dalam setiap koleksinya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article