Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dua Inovasi Digital RI Bersaing di WSIS Prizes 2026

Dua Inovasi Digital RI Bersaing di WSIS Prizes 2026
Dua inovasi digital milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berhasil menembus ajang internasional World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (IDN Times/Yogi Pasha)
Intinya Sih
  • Dua inovasi digital Kemendikdasmen, Rumah Pendidikan dan Anugerah Bug Bounty, berhasil masuk nominasi WSIS Prizes 2026 yang digelar PBB di kategori e-Government dan keamanan digital.
  • Pemerintah mengajak masyarakat ikut voting online hingga 4 Mei 2026 untuk mendukung kedua inovasi tersebut agar bisa menembus lima besar Champion Projects di ajang internasional itu.
  • Rumah Pendidikan mengintegrasikan lebih dari 950 layanan pendidikan, sedangkan Anugerah Bug Bounty memperkuat keamanan siber dengan melibatkan pelajar dan pendidik dalam ekosistem digital nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times – Dua inovasi digital milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berhasil menembus ajang internasional World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Inovasi tersebut adalah Super Aplikasi Rumah Pendidikan dan program Anugerah Bug Bounty yang kini tengah bersaing masuk lima besar terbaik (Champion Projects) di masing-masing kategori.

1. Dua inovasi RI bersaing di ajang global PBBq

IMG-20260422-WA0006.jpg
Dua inovasi digital milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berhasil menembus ajang internasional World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (IDN Times/Yogi Pasha)

Rumah Pendidikan masuk dalam kategori e-Government (C7), sementara Anugerah Bug Bounty bersaing di kategori keamanan digital (C5).

Keduanya menjadi representasi transformasi digital pendidikan Indonesia di tingkat global, bersaing dengan puluhan inovasi dari berbagai negara.

Ajang WSIS sendiri merupakan penghargaan tahunan sejak 2012 yang mengapresiasi inovasi berbasis teknologi informasi untuk pembangunan berkelanjutan.

2. Masyarakat diajak ikut voting dukung Indonesia

IMG_20260422_110555.jpg
Dua Inovasi Digital RI Bersaing di WSIS Prizes 2026. (IDN Times/Yogi Pasha)

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, mengajak masyarakat berpartisipasi memberikan dukungan melalui voting online.

Masyarakat dapat memilih kedua inovasi tersebut hingga batas waktu 4 Mei 2026 pukul 04.00 WIB.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa dukungan publik menjadi faktor penting untuk membawa inovasi Indonesia meraih prestasi dunia.

“Setiap suara sangat berarti untuk membawa inovasi Indonesia melangkah lebih jauh di tingkat global,” ujarnya.

3. Dorong transformasi pendidikan dan keamanan digital

IMG-20260422-WA0010.jpg
Dua Inovasi Digital RI Bersaing di WSIS Prizes 2026. (IDN Times/Yogi Pasha)

Program Rumah Pendidikan menjadi super aplikasi yang mengintegrasikan lebih dari 950 layanan pendidikan dan telah digunakan oleh puluhan juta masyarakat Indonesia.

Sementara Anugerah Bug Bounty menjadi bagian dari penguatan keamanan siber dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga tenaga pendidik dalam ekosistem digital.

Kemendikdasmen menilai capaian ini sebagai bukti pengakuan internasional atas upaya menghadirkan layanan pendidikan yang responsif, adaptif, dan inklusif di era digital.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More