Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

DPRD Jabar Soroti Kurangnya Tenaga Pendidik SLB Negeri di Kuningan

IMG-20260122-WA0009.jpg
(Humas/DPRD Jabar)
Intinya sih...
  • Komisi V DPRD Jabar soroti keterbatasan tenaga pendidik dan sarana prasarana di SLB Negeri Taruna Mandiri, Kuningan.
  • SLBN Taruna Mandiri memiliki 269 siswa dengan 13 program keahlian, termasuk vokasi otomotif dan keterampilan servis sepeda motor.
  • DPRD akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan dukungan lebih optimal bagi SLBN Taruna Mandiri.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti keterbatasan jumlah tenaga pendidik dan sarana prasarana di Sekolah Luar Biasa Negeri Taruna Mandiri, Cilimus Kabupaten Kuningan. Sekolah dengan segudang prestasi ini ternyata masih kekurangan tenaga pendidik.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Encep Sugiana memastikan sudah mengunjungi langsung sekolah tersebut dan memang kurang diperhatikan, seperti minimnya dukungan anggaran peralatan praktik, hingga persoalan kesejahteraan guru dan status lahan juga belum jelas.

Lebih jauh Encep menegaskan, meskipun SLBN Taruna Mandiri memiliki prestasi yang membanggakan, baik di tingkat wilayah, Provinsi Jawa Barat, hingga nasional, masih diperlukan dukungan serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Sekolah ini sebenarnya sudah sangat representatif dan bisa menjadi percontohan SLB di Jawa Barat. Prestasinya banyak, pengelolaannya profesional, tetapi kebutuhan tenaga pengajar khusus masih sangat kurang dibandingkan jumlah siswa dan program keahlian yang tersedia," ujar Encep, dikutip Kamis (22/1/2026).

1. SLBN Taruna Mandiri banyak ciptakan atlet

Para atlet difabel mengikuti pekan olahraga untuk cabor tenis meja (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Para atlet difabel mengikuti pekan olahraga untuk cabor tenis meja (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Encep menjelaskan, SLBN Taruna Mandiri saat ini memiliki sekitar 269 siswa dengan 13 program keahlian, termasuk program vokasi seperti otomotif dan keterampilan servis sepeda motor yang dirancang untuk membekali siswa berkebutuhan khusus dengan kompetensi kerja.

Program tersebut, kata dia, telah didukung dengan kerja sama bersama sejumlah perusahaan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja sesuai keterampilannya.

Selain bidang vokasi, sekolah ini juga mencatat prestasi di bidang olahraga dan seni. Salah satunya, terdapat siswa yang menjadi atlet sepak bola dan tergabung dalam tim nasional untuk ajang olahraga difabel.

2. Peralatan praktikum juga masih perlu ditingkatkan

ilustrasi persiapan praktikum (pexels.com/Polina Tankilevitch)
ilustrasi persiapan praktikum (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Meski banyak prestasi, Encep menilai, pengembangan potensi tersebut membutuhkan dukungan sarana praktik yang memadai dan berkelanjutan. Hal ini baginya harus diperhatikan pemerintah provinsi.

"Peralatan praktik untuk beberapa program keahlian masih perlu ditingkatkan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal. Di sisi lain, kesejahteraan guru, khususnya guru PPPK dan PPPK paruh waktu, juga perlu menjadi perhatian serius pemerintah provinsi," ungkapnya.

3. Persoalan kepastian lahan sekolah menjadi catatan

ilustrasi praktikum (pexels.com/Chokniti Khongchum)
ilustrasi praktikum (pexels.com/Chokniti Khongchum)

Lebih lanjut, Encep juga menyoroti persoalan status lahan sekolah yang hingga kini masih milik desa dan disewa, sehingga menimbulkan beban biaya tambahan. Menurutnya, persoalan ini seharusnya dibahas dengan Disdik Jabar.

"Ini tentu menjadi catatan penting, karena keberlanjutan sekolah ke depan perlu didukung dengan kepastian status lahan," kata Encep.

Dia memastikan, seluruh temuan akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar memberikan dukungan lebih optimal, sehingga kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus di SLBN Taruna Mandiri dapat terus ditingkatkan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

DPRD Jabar Soroti Kurangnya Tenaga Pendidik SLB Negeri di Kuningan

22 Jan 2026, 10:16 WIBNews