Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DLH Bandung: Sampah di Pasar Cihaurgeulis Tanggung Jawab Pengelola
ilustrasi sampah plastik dan sisa makanan (unsplash.com/Ariungoo Batzorig)
  • DLH Kota Bandung menegaskan pengelolaan sampah Pasar Cihaurgeulis menjadi tanggung jawab pengelola pasar, bukan kewenangan dinas karena kawasan tersebut memiliki pengelola.
  • Tumpukan sampah di sekitar Pasar Cihaurgeulis telah berlangsung berbulan-bulan, mengganggu aktivitas pedagang dan warga dengan bau menyengat; dari luar, area sampah tertutup seng dan karung.
  • Pedagang serta warga berharap Pemkot Bandung segera membantu mengangkut sampah agar kenyamanan berjualan dan beraktivitas pulih, sementara DLH menyebut pernah menangani tumpukan itu pada Juli 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Sampah menumpuk di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung. Kondisi ini disebut para pedagang sudah terjadi berbulan-bulan dan menimbulkan ketidaknyamanan di kawasan tersebut.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto menuturkan bahwa kebersihan sampah di pasar tersebut bukan menjadi tanggung jawab pengeloa. Sehingga tidak ada kewajiban dari DLH untuk ikut mengangkut sampah di kawasan tersebut.

"Pasar Cihaurgeulis itu kawasan berpengelola, mungkin bisa ditanyakan ke pengelola. Dulu sekitar bulan juli 2025 sudah pernah kami bantu, kami selesaikan tumpukanya," kata Darto saat dihubungi, Jumat (4/9/2026).

1. Harus bisa tuntaskan sampah sendiri

ilustrasi sampah plastik, recycle (pexels.com/cottonbro studio)

Yang harus dipertanyakan, lanjut Darto, bagaimana sikap dari pengelola pasar karena kasus ini bukan yang pertama kali. Semestinya pengelola bisa membereskan masalah ini dengan berkoordinasi bersama sejumlah pihak khususnya di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA).

Sejauh ini DLH tidak punya kewenangan untuk membersihkan sampah di kawasan yang sudah ada pengelola seperti Pasar Cihaurgeulis. Kewajiban pengelolaan sampah ada pada pihak pengelola pasasr.

"DLH kewajibannya di kawasan yang tidak berpengelola," papar Darto.

2. Tumpukan sampah ditutupi seng

ilustrasi sampah plastik di laut (unsplash.com/Castillo)

Sebelumnya, tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung sudah sangat menggangu aktivitas para pedagang. Pasalnya, sampah tersebut sudah hampir satu tahun tidak ditangani oleh pemerintah Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan IDN Times, tumpukan sampah ini tertutup menggunakan karung hingga menggunung di samping Pasar Cihaurgeulis. Di tampak depan, masyarakat memang tidak bisa melihat langsung karena tertutup oleh seng. Namun, setelah dilihat langsung dari lantai dua pasar, sampah terlihat jelas dan menumpuk.

Bahkan, berdasarkan keterangan warga setempat tumpukan sampah tersebut sudah melingkari pasar. Sejumlah oknum masyarakat juga sering ikut membuang sampah di sela-sela belakang pasar. Bau menyengat pun sudah sangat menggangu masyarakat.

Seperti yang dirasakan langsung oleh Tini (65 tahun). Dia yang merupakan warga sekaligus pedagang pasar merasa tumpukan sampah tersebut sangat menggangu dan tidak urung dilakukan penanganan.

"Kondisinya sudah sangat merepotkan, menurut saya seperti itu, bau juga menyengat," ujar Tini saat ditemui di lokasi, Kamis (3/9/2026).

3. Berharap Pemkot Bandung segera menangani persoalan ini

Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung

Lebih lanjut, Tini berharap pemerintah bisa turut menyelesaikan persoalan tersebut dan bisa mengangkut semua gunungan sampah yang ada di Pasar Cihaurgeulis, agar tidak ada lagi bau menyengat dan membuat kenyamanan para pedang.

"Saya berharap segera ditangani, agar pedagang dan masyarakat bisa nyaman saat berjualan dan beraktifitas, karena ini sudah hampir delapan bulan tidak diangkut, sepengetahuan saya begitu," katanya.

Editorial Team

Related Article