Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di Tengah PSBB, Warga Bandung Tolak Bantuan Sosial Ridwan Kamil
(Tangkapan Layar) IDN Times/Azzis Zulkhairil

Bandung, IDN Times - Bantuan Sosial (Bansos) yang digelontorkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditolak oleh sejumlah warga di RW 8 Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Rabu (22/4).

Aksi penolakan warga tersebut terekam dan viral melalui media sosial. Video berdurasi 1:00 menit tersebut terlihat petugas pos hendak membagikan bantuan. Namun, beberapa warga meneriaki agar bantuan tersebut dikembalikan dan tidak dibagikan di wilayah tersebut.

1. Berawal dari menanyakan alamat

Ilustrasi petugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama ke salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4) (Dok. Kemensos)

Saat dihubungi IDN Times, Kamis (23/4), Camat Bojongloa Kaler Kota Bandung, Ayi Sutarsa mengatakan, penolakan tersebut benar terjadi di wilayah Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa. Menurutnya, warga banyak yang beranggapan bahwa bantuan diberikan tidak merata.

"Kami baru mengetahui hari ini. Jadi belum sampai ke orangnya bantuan itu. (Petugas pos) baru tanya-tanya alamat," ujar Ayi.

2. Warga salah paham soal bantuan tersebut

Instagram/Ridwan Kamil

Ayi menjelaskan, ketika petugas pos menanyakan alamat petugas langsung ditanya balik oleh warga yang berada di lokasi. Seketika, beberapa warga lain pun meminta bantuan tersebut dikembalikan karena warga di tempat tersebut juga terdampak COVID-19 dan tidak mendapat bantuan.

"Kejaidan benar seperti divideo itu, setelah ibu-ibu berkumpul seperti di video itu, kemudian datanglah ketua RW," ungkapnya.

3. Diminta dikembangkan untum mengurangi konflik

Ilustrasi petugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama ke salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4) (Dok. Kemensos)

Setelah datang ketua RW, Ayi menuturkan, ketua RW meminta petugas pos tersebut untuk memutar balik dan mengembalikan bantuan sembako tersebut. Menurutnya, hal tersebut demi mencegah terjadinya konflik.

"RW setempat datang dan bilang, daripada ini menjadi permasalahan yang lebih besar di wilayahnya, untuk sementara ditolak dulu," jelasnya.

4. Data di wilayah tersebut masih belum maksimal

Petugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama Kemensos kepada salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4). Dok. Kemensos)

Disinggung data warga penerima berhak di wilayah tersebut seperti apa, Ayi menjawab, bahwa di wilayahnya masih terus dilakukan pemadatan kepada warga yang baru dan akan diserahkan kepada beberapa Instansi terkait.

"Saat ini masih koordinasi dan saat kejadian itu, data juga sambil kita lihat data selanjutnya," kata dia.

Editorial Team

Related Article