Dedi Mulyadi Pajang Dua Kereta Kencana di Gedung Sate

- Dedi Mulyadi memajang dua kereta kencana dan gamelan di Gedung Sate setelah digunakan dalam acara karnaval Jabar Hudang dan upacara HUT RI ke-78.
- Permintaan dari Biro Umum Pemprov Jabar membuat Dedi Mulyadi memutuskan untuk memajang kereta kencana di Gedung Sate untuk melengkapi estetika ruangan.
- Sebelumnya, area lobby Gedung Sate tidak memiliki pajangan apapun, namun sekarang menjadi tempat dua kereta kencana yang dipamerkan oleh Dedi Mulyadi.
Bandung, IDN Times - Suasana berbeda ditemui di dalam kantor pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate. Ada dua kereta kencana turut dipajang di lobby atau ruang utama lengkap beserta gamelan tradisional.
Kereta Kencana ini sendiri diketahui milik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di mana sebelumnya sempat digunakan saat karnaval Jabar Hudang untuk memperingati HUT Jabar.
Selain itu, kereta Kencana Ki Jaga Rasa ini juga sempat dipakai untuk membawa bendera pusaka pada upacara HUT RI ke-78, di Istana Merdeka, Jakarta. Bahkan, tercatat sudah tiga kali yang mana saat itu presiden masih Joko "Jokowi" Widodo.
1. Kereta tadinya akan dibawa pulang

Dedi Mulyadi pun memberikan penjelasan mengapa akhirnya memajang kereta kencana dan gamelan itu di Gedung Sate. Dia mengatakan, setelah acara karnaval Jabar Hudang beberapa hari kemarin, kereta tersebut rencananya akan langsung disimpan di rumahnya, Lembur Pakuan, Subang.
Hanya saja, Biro Umum Pemprov Jabar meminta, agar dua kereta kencana ini disimpan di Gedung Sate untuk melengkapi estetika ruangan. Akhirnya di pajanglah di lobby Gedung Sate.
"Ini permintaan dari Biro Umum. Tadinya kan mau saya bawa pulang ke rumah saya. (Biro umum bilang) Pak simpan dulu di sini (Gedung Sate), karena sekalian estetika menambah keindahan Gedung Sate," ujar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, dikutip Rabu (27/8/2025).
2. Dedi Mulyadi berencana menambahkan gamelan

Bahkan, untuk kedepannya Dedi Mulyadi berencana akan menambah lagi beberapa gamelan untuk melengkapi dua kereta kencana tersebut. Menurutnya, hal ini nantinya agar lebih menambah keindahan di dalam Gedung Sate.
"Lihat gamelan, lihat kereta, nanti kita tambah lagi gamelannya kita lengkapi. Jadi Gedung Sate itu menjadi estetik," ucapnya.
3. Dedi Mulyadi ikuti permintaan Biro Umum

Sebelum adanya kereta kencana ini, memang area lobby tersebut tidak terdapat pajangan apapun selain maket atau model miniatur Gedung Sate pojok kiri lobby, serta bendera 27 kabupaten dan kota. Kemudian sempat diberikan meja untuk bunga anggrek, dan kini menjadi tempat dua kereta kencana.
Disinggung sampai kapan dua kereta kencana tersebut dipamerkan di Gedung Sate, Dedi mengaku akan menyesuaikan dengan keinginan dari Biro Umum Pemprov Jabar.
"Sampai nanti Kepala Biro Umumnya bosen," kata dia.