Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Grab Siapkan BHR 2026 dan Program Umrah bagi Mitra Pengemudi

Grab Siapkan BHR 2026 dan Program Umrah bagi Mitra Pengemudi
ilustrasi delivery (unsplash.com/Grab)
Intinya Sih
  • Pemerintah bersama Kemenko Perekonomian dan Kemenaker resmi meluncurkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 untuk mitra pengemudi online, dengan target sekitar 850.000 penerima di seluruh Indonesia.
  • Grab menggandakan anggaran BHR menjadi Rp100–110 miliar, menyesuaikan nominal berdasarkan produktivitas mitra GrabBike dan GrabCar, serta memastikan penyaluran maksimal tujuh hari sebelum Idul Fitri.
  • Selain bonus tunai, Grab menghadirkan 105 paket umrah gratis senilai Rp5 miliar bagi mitra berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan dukungan sosial dalam ekosistem kemitraan digitalnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Ketenagakerjaan resmi mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi mitra pengemudi transportasi online di Indonesia. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan dukungan tambahan menjelang Hari Raya.

Menanggapi pengumuman tersebut, Grab Indonesia menyatakan komitmennya dengan meningkatkan alokasi dan cakupan Program BHR 2026. Perusahaan menyebut peningkatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra dengan produktivitas tinggi.

Secara total, anggaran BHR 2026 dari Grab meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni menjadi sekitar Rp100–110 miliar. Program ini disebut akan menjangkau lebih dari 400 ribu mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

Selain bonus tunai, Grab juga menyiapkan program tambahan berupa paket umrah bagi mitra berprestasi. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari penguatan dukungan sosial di dalam ekosistem kemitraan.

1. Pemerintah tekankan BHR tepat sasaran

Mitra pengemudi Grab (Dok. Grab)
Mitra pengemudi Grab (Dok. Grab)

Dalam konferensi pers pada 3 Maret 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah berkoordinasi lintas kementerian dan berkomunikasi dengan perusahaan aplikator agar program BHR berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Secara nasional, BHR 2026 diproyeksikan menjangkau sekitar 850 ribu mitra pengemudi aktif dari berbagai platform.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 400 ribu mitra berasal dari ekosistem Grab, mengikuti skema berbasis produktivitas aktif di platform. Hal ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara perlindungan mitra dan keberlanjutan industri digital.

Sebelumnya, pada 27 Februari 2026, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga menyinggung pentingnya mempertimbangkan karakter fleksibel dalam model kemitraan.

“Jadi memang sesuai dengan tahun lalu tentu kita harus fair dan memahami kondisi fleksibilitas dari bisnis ini, maka BHR itu kan harus sesuai dengan keaktifan mereka (mitra pengemudi). Orang yang memang full (time) dengan orang yang part-time itu harusnya berbeda. Karena ini kan model bisnisnya berbeda dengan pekerja biasa,” ujar Yassierli, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Rabu (4/3/2026).

2. Anggaran digandakan, nominal disesuaikan produktivitas

Grab Indonesia perketat seleksi perekrutan Mitra Pengemudi (dok. Grab Indonesia)
Grab Indonesia perketat seleksi perekrutan Mitra Pengemudi (dok. Grab Indonesia)

Pada 2026, Grab menggandakan alokasi anggaran BHR menjadi Rp100–110 miliar. Program ini dibagi ke dalam tujuh kategori untuk mitra roda dua dan roda empat, dengan perhitungan berbasis tingkat produktivitas dan aktivitas selama periode penilaian.

Untuk kategori tertinggi, mitra GrabBike dapat menerima hingga Rp850 ribu, sementara mitra GrabCar berpeluang memperoleh hingga Rp1,6 juta. Di sisi lain, kategori nominal terendah juga mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu, menjadi Rp150 ribu untuk GrabBike dan Rp200 ribu untuk GrabCar.

Penyaluran BHR dijadwalkan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri 2026. Mitra dapat memeriksa status penerimaan secara transparan melalui aplikasi GrabDriver, dengan indikator yang mencakup jumlah dan konsistensi penyelesaian order serta kualitas pelayanan.

3. Program umrah dan komitmen jangka panjang

Fleksibilitas Jadi Wajah Gig Economy di Ekosistem Grab (Dok. IDN Times)
Fleksibilitas Jadi Wajah Gig Economy di Ekosistem Grab (Dok. IDN Times)

Selain bonus tunai, Grab menghadirkan program “Perjalanan Bermakna dengan Umrah Gratis” dengan menyediakan 105 paket umrah senilai Rp5 miliar bagi mitra pengemudi berprestasi dari berbagai daerah. Program ini ditujukan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan konsistensi layanan.

Berdasarkan data internal per Desember 2025, dari sekitar 3,7 juta mitra terdaftar, rata-rata 700–800 ribu mitra aktif menggunakan aplikasi setiap bulan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 400 ribu mitra dengan produktivitas tinggi tercatat menerima BHR 2026.

“Di balik jaket dan helm yang dikenakan mitra kami setiap hari, ada keluarga yang menjadi semangat mereka. Harapan kami sederhana: semoga dukungan ini dapat membantu menghadirkan Hari Raya yang lebih hangat dan penuh makna,” tutup Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More