Bandung, IDN Times - Peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi oleh pemerintah pusat masih belum berdampak pada sektor produksi susu perah. Harga jual dari petani susu perah masih tetap di angka normal.
Kepala Dinas Ketahanan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjana mengatakan, harga produksi susu perah masih belum meningkat seperti sektor lain yang kini jelas terasa dari kenaikan harga BBM subsidi.
"Sementara ini belum (ada peningkatan dampak kenaikan harga BBM), masih tetap di Rp7-8 ribu per liter. Artinya, masih normal dan belum terdampak," ujar Arifin, Kamis (15/9/2022).
