Cirebon, IDN Times - Kapasitas pengelolaan sampah Pemerintah Kabupaten Cirebon masih tertinggal jauh dibandingkan dengan laju timbulan sampah yang dihasilkan masyarakat. Dalam setahun, volume sampah di daerah itu diperkirakan mencapai sekitar 438.000 ton.
Namun, pemerintah daerah baru mampu mengangkut sekitar sepertiganya atau sekitar 146.000 ton per tahun.
Kondisi tersebut menciptakan kesenjangan layanan pengelolaan sampah hingga sekitar 292.000 ton per tahun. Selisih itu berasal dari produksi sampah harian yang mencapai sekitar 1.200 ton, sementara kemampuan pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baru berkisar 400 ton per hari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala mengatakan, keterbatasan armada dan sarana pendukung membuat kapasitas pelayanan pengangkutan belum mampu mengimbangi pertumbuhan timbulan sampah.
“DLH Kabupaten Cirebon selama ini hanya mampu menangani sekitar 400 ton sampah setiap hari. Sisanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui berbagai cara, seperti pengolahan sederhana, pemanfaatan kembali, maupun pembakaran. Tidak sedikit sampah yang akhirnya berakhir di tempat pembuangan liar atau menumpuk di lingkungan permukiman,” ujar Hendra, Selasa (7/7/2026).
