Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Buru Posisi Dua, Persib Siap Kalahkan PSIS di Jalak Harupat
IDN Times/Debbie Sutrisno

Bandung, IDN Times - Pertandingan sengit bakal tersaji dalam pekan ke-26 Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung melawan PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (27/2/2024) pukul 19.00 WIB.

Persib Bandung membutuhkan kemenangan setelah gagal meraih tiga poin dalam lima pertandingan terakhir. Posisi mereka di peringkat ketiga pun terancam bila tak bisa meraih poin maksimal di kandang sendiri.

Sementara itu, tim lawan PSIS Semarang juga menginginkan kemenangan untuk bisa bertahan di peringkat dua dan masuk dalam play-off Championship.

1. Waspada kecepatan pemain PSIS

Pertandingan PSIS Semarang melawan Dewa United di BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (23/2/2024) . (dok. PSIS)

Pelatih Persib Bojan Hodak menilai, melawan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tidak mudah. Apalagi PSIS diisi oleh sejumlah pemain dengan kecepatan tinggi.

”Tentu pemenang akan menempati posisi kedua, tapi tidak akan mudah karena Semarang adalah tim bagus. Mereka punyai pemain yang sangat cepat dan berbahaya dalam serangan balik. Jadi kami harus waspada dan berhati-hati mengenai itu,”kata Bojan dalam pre-match conference di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (26/2/2024).

2. Kerap muncul motivasi lebih saat lawan tim kuat

Persib.co.id

Ada hal positif yang diambil Bojan dalam mengarungi musim pertamanya bersama Persib. Menurutnya, tim ini menampilkan permainan yang bagus dan mereka punya motivasi tinggi untuk menang di setiap pertandingan.

”Hal bagusnya adalah musim ini saat kami bertanding melawan tim yang di atas kami, kami bermain bagus dan mendapatkana hasil yang bagus,” ucap dia.

3. Kerap banyak kejutan saat tim lain melawan Persib

CNNIndonesia

Juru taktik asal Kroasia itu mengaku banyak kejutan yang dilakukan setiap tim di Liga 1. Pangeran Biru bisa menang melawan tim di atas peringkat mereka, namun justru kalah saat bertarung dengan tim di bawahnya.

Situasi itu, kata Bojan, menjadi masalah para pemain, yakni meningkatkan motivasi untuk menang melawan tim tengah dan bawah.

”Masalah kami mungkin di motivasi ketika menghadapi tim yang ada di bawah kami. Ini tentunya akan sulit tapi kami harap bisa mendapatkan hasil yang bagus,” ungkap dia.

Editorial Team

Related Article