Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bupati Garut Persilakan Warganya Mudik, Asalkan Masih Dalam Kota
Unsplash/@mike

Bandung, IDN Times - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, masyarakat diperbolehkan untuk melakukan mudik lokal atau dalam kota Kabupaten Garut saat perayaan Idul Fitri dengan tetap menerapkan prosedur pencegahan COVID-19.

"Kalau mudiknya di dalam kabupaten silakan saja, tidak ada larangannya," kata Rudy Gunawan dilansir Antara, Jumat (15/5).

Meski demikian, Pemkab Garut masih menunggu aturan lebih lanjut tentang pemberlakuan mudik lokal tersebut, apakah hanya diberlakukan dalam kota saja, atau berlaku antarkota dalam provinsi.

1. Belum ada arahan pasti dari Pemprov Jabar

instagram.com/anasn28

Khusus mudik antarkota, lanjut dia, Pemkab Garut belum ada penjelasan dari pemerintah provinsi tentang aturan yang harus dipatuhi saat diberlakukan mudik antarkota di tengah wabah COVID-19.

"Apakah mudik dari Garut ke Tasik atau Bandung ke Garut itu boleh, itu belum jelas aturannya," katanya.

Ia menyampaikan, Pemkab Garut terus melakukan upaya mencegah penyebaran wabah COVID-19, termasuk siap memberlakukan aturan yang tegas saat mudik lokal di Kabupaten Garut.

2. Tradisi mudik dan silaturahmi sulit dicegah

Pexels/mentatdgt

Menurut dia, masyarakat akan sulit dicegah melakukan tradisi mudik saat Hari Raya Idul Fitri sehingga Pemkab Garut hanya bisa mengimbau tentang aturan dalam pencegahan wabah COVID-19.

"Kalau untuk masyarakat sulit, kami paling mengeluarkan imbauan saja," katanya.

Terkait mudik bagi aparatur sipil negara (ASN) di Garut, kata Bupati, sampai saat ini masih diberlakukan larangan mudik selama darurat wabah COVID-19.

"Untuk ASN kalau dari Kemenpan melarang, ya tidak boleh mudik," katanya.

3. Kabupaten Garut masih dalam zona kuning

Ilustrasi pengambilan sampel swab tenggorokan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Ia mengungkapkan, Garut saat ini masuk dalam zona kuning, dan selama dua pekan lebih tidak ditemukan kasus baru positif COVID-19, sedangkan yang positif sudah mulai membaik dan sembuh.

"Sudah ada dua orang yang sembuh, yang dirawat itu tinggal tujuh orang," kata Bupati.

Curated For You

Editorial Team

Related Article