Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bupati Dony Minta Publik Tahan Diri soal Isu Pelecehan Wabup Sumedang
KPTDP tinjau uji coba Perlinsos Digital di Sumedang. (Dok. MenPANRB)
  • Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta publik menahan diri terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap sekpri wakil bupati hingga investigasi Pemprov Jawa Barat selesai.
  • Dony menyampaikan permohonan maaf atas opini yang berkembang, serta menyatakan telah mendengar penjelasan dari wakil bupati dan pihak yang dinarasikan sebagai korban.
  • Ia menegaskan tidak akan menyimpulkan kasus sebelum hasil resmi keluar; pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumedang disebut tetap berjalan normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta publik menahan diri dan tidak berasumsi sebelum hasil investigasi Pemprov Jawa Barat keluar. Ia juga memohon maaf atas situasi yang menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta publik menahan diri terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap M Fajar Aldila, sambil menunggu hasil investigasi Pemprov Jawa Barat.
  • Who?
    Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila sebagai sekpri wakil bupati yang diduga menjadi korban, serta tim investigasi yang dibentuk Gubernur Jawa Barat.
  • Where?
    Peristiwa ini berkaitan dengan lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
  • When?
    Pernyataan Dony Ahmad Munir disampaikan pada Kamis, 3 September 2026, ketika investigasi dari Pemprov Jawa Barat masih berlangsung.
  • Why?
    Dony meminta masyarakat tidak membuat asumsi atau pernyataan sendiri agar proses pencarian kebenaran berjalan adil serta hak dan martabat kedua pihak tetap terlindungi.
  • How?
    Dony mengaku telah bertemu dan mendengar penjelasan dari kedua belah pihak, namun tidak mengambil kesimpulan sebelum hasil resmi tim investigasi Jawa Barat keluar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bupati Sumedang Dony meminta orang-orang sabar soal dugaan pelecehan pada M Fajar Aldila, asisten wakil bupati. Dony sudah bertemu kedua pihak dan minta maaf karena banyak orang bingung. Sekarang tim dari Jawa Barat masih mencari tahu yang benar. Pemerintahan dan pelayanan di Sumedang tetap jalan seperti biasa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap Bupati Sumedang yang mendengarkan penjelasan dari kedua pihak, meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan, serta menunggu investigasi resmi menunjukkan upaya menjaga keadilan dan martabat semua pihak. Di tengah situasi tersebut, kepastian bahwa pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan juga memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap memperoleh layanan secara normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sumedang, IDN Times - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir angkat bicara mengenai dugaan pelecehan seksual dan kekerasan yang dialami Sekretaris pribadi (sekpri) wakilnya, M. Fajar Aldila. Politisi Partai Gerindra ini meminta semua pihak untuk menahan diri sampai hasil investigasi dari Pemprov Jabar, keluar.

Kendati begitu, Dony menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang tidak pasti ini. Dia mengaku telah bertemu dengan kedua pihak.

"Selaku Bupati Sumedang, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang atas opini yang berkembang di masyarakat. Saya memahami bahwa situasi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat," kata Dony, Kamis (3/9/2026).

1. Bupati harus melindungi semua pihak

Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Sukma Shakti)

Mengenai hasil pertemuan dengan Wabup Sumedang dan pihak yang dinarasikan sebagai korban, Dony mengaku telah mendapatkan penjelasan yang gamblang. Artinya, tidak hanya dari sisi wakil bupati saja, melainkan Sekpri yang diduga sebagai korban.

Hal ini berkaitan dengan posisinya sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan yang memastikan proses mencari kebenaran tetap berjalan dengan tetap melindungi hak dan martabat setiap pihak untuk diperlakukan secara adil.

"Kedua belah pihak telah menyampaikan penjelasan," katanya.

2. Tunggu hasil investigasi Pemprov Jabar

Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Kendati begitu, Dony tidak bisa menyimpulkan secara langsung, karena saat ini ada proses investigasi yang tengah berjalan dari Pemprov Jabar. Dia mengajak semua pihak untuk tidak berasumsi sendiri sebelum hasil investigasi muncul.

"Saya memahami masyarakat membutuhkan penjelasan, tapi penjelasan yang bertanggung jawab dan tidak membuat kesimpulan," ucapnya.

"Sebagaimana arahan Gubernur bahwa semua pihak untuk menahan diri dan tidak berasumsi sendiri atau ber-statement sendiri sebelum adanya hasil resmi dari tim investigasi yang telah dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat," katanya.

3. Roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan tidak terhenti

Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Di tengah isu yang menerpa ini, Dony memastikan bahwa pemerintahan di Kabupaten Sumedang tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat juga normal.

"Sebelumnya Bagian Humas Pemkab Sumedang sudah menyampaikan tanggapan soal isu tersebut," katanya.

Dony memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumedang tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan kepada masyarakat akan terus kami prioritaskan," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article