Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bupati Bogor Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Bandang Puncak

Bupati Bogor Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Bandang Puncak
Default Image IDN
Share Article

Bandung, IDN Times - Banjir bandang terjadi di area Gunung Mas di Desa Tugu Selatan, Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa(19/1/2021). Sebanyak 464 warga dievakuasi akibat bencana tersebut. 

Bupati Bogor Ade Yasin memastikan tak ada korban jiwa dalam banjir bandang yang terjadi di kawasan Puncak, Cisarua, sekitar pukul 09.00WIB tersebut. 

"Korban jiwa tidak ada, hanya ada 464 warga dievakuasi ke tempat yang aman," ungkapnya di Cibinong, Bogor.

1. Pemkab Bogor siapkan lokasi pengungsian sementara

Bupati Kabupaten Bogor Bogor Ade Yasin (Dok. Humas Kabupaten Bogor)
Bupati Kabupaten Bogor Bogor Ade Yasin (Dok. Humas Kabupaten Bogor)

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih berusaha menyiapkan beberapa titik pengungsian, agar korban banjir tidak berkerumun karena masih dalam situasi pandemi COVID-19.

"Karena masih masa pandemi jadi tidak boleh berkerumun, maka kita perlu siapkan tempat-tempat yang cukup untuk mereka beristirahat. Sementara ini di satu masjid yang ada di sekitar situ," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

2. Warga diungsikan ke Wisma PTPN

default-image.png
Default Image IDN

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan proses penanganan lokasi bencana masih berlangsung.

"Tim BPBD terdiri dari tim evakuasi dan perlengkapan, tim tenda selter logistik, serta tim P3K dengan ambulans untuk jemput apabila ada pengungsi," ujarnya.

Dia mengatakan ada 134 kepala keluarga (KK) dengan 474 jiwa harus mengungsi ke masjid maupun tempat-tempat yang dianggap aman, karena dikhawatirkan banjir bandang susulan bisa terjadi.

Banjir akibat aliran anak Sungai Ciliwung yang melewati perkebunan teh PTPN VIII itu, membuat rusak puluhan rumah warga dan menutup beberapa akses jalan.

3. Puluhan rumah rusak akibat diterjang banjir bandang

default-image.png
Default Image IDN

Budi mengatakan, banjir bandang menyebabkan puluhan rumah warga rusak, bahkan beberapa akses jalan di wilayah tersebut tak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Namun demikian, hingga kini ia belum dapat memastikan mengenai adanya korban jiwa atau korban hanyut terbawa aliran sungai yang meluap, karena masih dalam proses penanganan.

"Tim BPBD terdiri dari tim evakuasi dan perlengkapan, tim tenda shelter logistik, serta tim P3K dengan ambulans untuk menjemput apabila ada pengungsi," kata Budi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More

IDSurvey dan BRIN Perkuat Kolaborasi untuk Hilirisasi Hasil Riset

30 Jun 2026, 20:16 WIBNews