Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mendorong optimalisasi pemanfaatan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) dalam proses pemugaran candi di Indonesia agar lebih cepat. (IDNTimes/Tunggul Damarjati)
Rangkaian kegiatan Cap Go Meh Bogor Street Festival tahun ini digelar sejak Minggu 1 Maret 2026. Selain parade budaya, berbagai agenda lain dilaksanakan mulai dari bazzar UMKM, buka puasa bersama, hingga santunan untuk 400 anak yatim.
Meski dibalut tradisi Tionghoa, sejatinya Cap Go Meh Bogor Street Festival bertujuan sebagai wadah silaturahmi antar umat beragama dan suku bangsa. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan tagline utamanya yaitu 'Ajang Budaya, Pemersatu Bangsa'.
Hadirnya Cap Go Meh Bogor Street Festival turut diapresiasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya ini menjadi ajang pemersatu budaya, dan dirinya terinspirasi untuk menggelar karnaval Pajajaran di Kota Bogor.
"Terima kasih kepada yang telah hadir di acara ini. Seni dapat menyatukan manusia. Dengan seni, kita hidup tanpa membedakan kasta. Dengan seni, kita mempunyai rasa. Dan dengan seni, kita bisa menghadirkan kebahagiaan," kata dia.
"Semoga karnaval ini bukan menjadi karnaval yang pertama, dan nanti saya minta kepada Wali Kota Bogor (Dedie Rachim) mulai tahun ini ada satu lagi karnaval yaitu Karnaval Pajajaran," ungkapnya.