Begal Bersenjata Beraksi di Kota Cimahi

Cimahi, IDN Times - Aksi kawanan begal bersenjata kembali menyasar pengguna jalan di Kota Cimahi, Jawa Barat. Mereka kali ini menargetkan korban yang sedang melintas pada waktu tengah malam hingga dini hari.
Seperti yang terjadi pada Rabu (8/11/2023) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Raya Cibeureum, Kota Cimahi. Dua begal beraksi dengan menyasar pengendar yang melintas. Pelaku membekali diri dengan senjata tajam jenis cerulit dan pisau.
Kali ini korbannya adalah Yudi Kurniawan, warga Kampung Pareang Lio, RT 03/01, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ponsel pintar miliknya raib dibegal pelaku yang diketahui berjumlah dua orang.
"Betul kami terima laporan via WA (WhatsApp) Lapor Pak Kapolres Reborn adanya Pembegalan di Jalan Cibeureum Cimahi," kata Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono saat dikonfirmasi.
1. Polisi langsung bergerak mengejar pelaku

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung kabur ke arah Kota Bandung. Tim Patroli Perintis Presisi langsung melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan dua begal bersenjata pun terjadi. Pelaku tidak mau menyerah, hingga akhirnya terjatuh di sekitar Pasar Andir, Kota Bandung. Polisi akhirnya menangkap kedua begal yang berbuat ulah di wilayah hukum Polres Cimahi itu.
"Tim langsung melakukan pengejaran dan pelaku berhasil ditangkap di wilayah pasar Andir Kota Bandung," ujar Aldi.
2. Kedua begal digelandang ke Mapolres Cimahi

Setelah ditangkap, kedua begal yang diketahui bernama Ismar Hadi dan Sandi Nayowan langsung dibawa ke Mapolres Cimahi. Mereka langsung diserahkan ke
Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi untuk diproses lebih lanjut.
Dari tangan kedua begal bersenjata itu, polisi
mengamankan sejumlah barang bukti seperti sepeda motor, tiga buah handphone dan satu bilah cerulit serta pisau yang digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korbannya.
"Barang bukti hasil kejahatannya selanjutnya diserahkan ke piket Sat Reskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Aldi.




















