Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banyak Titik Tol Cipali Diperbaiki, Pengendara Wajib Melambat
Inin Nastain/ arus lalu lintas Tol Cipali setelah one way berakhir
  • Astra Tol Cipali melakukan pemeliharaan bertahap di ruas KM 72 hingga KM 188, Jawa Barat, sampai Senin, 21 September 2026, dengan penyesuaian lajur di sejumlah titik.
  • Arah Cirebon memiliki lima titik pekerjaan, sedangkan arah Jakarta tujuh titik; pengendara wajib mengikuti rambu dan petugas, menghindari manuver mendadak, serta menjaga jarak aman.
  • Perbaikan memakai rekonstruksi rigid pavement untuk struktur beton dan overlay aspal sesuai kondisi jalan, sambil lalu lintas serta kondisi ruas dipantau demi keselamatan pengguna dan pekerja.
  • Astra Tol Cipali melakukan pemeliharaan bertahap di ruas KM 72 hingga KM 188 hingga 21 September 2026, dengan penyesuaian lajur demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
  • Arah Cirebon memiliki lima titik pekerjaan, sedangkan arah Jakarta tujuh titik; pengendara wajib mengikuti rambu dan petugas, menjaga jarak, serta menghindari manuver mendadak.
  • Perbaikan memakai rekonstruksi rigid pavement untuk struktur beton dan overlay aspal sesuai kondisi jalan; Astra Tol Cipali memantau lalu lintas serta kondisi ruas selama pekerjaan berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cirebon, IDN Times - Astra Tol Cipali melanjutkan pekerjaan pemeliharaan di sejumlah titik sepanjang Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 72 hingga KM 188, Jawa Barat, hingga Senin (21/9/2026).

Pemeliharaan dilakukan menggunakan metode rekonstruksi rigid pavement dan overlay sesuai kondisi jalan di masing-masing lokasi.

Selama pekerjaan berlangsung, penyesuaian lajur diterapkan di sejumlah titik untuk mendukung keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Sustainability Management and Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo mengatakan pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi jalan.

"Setiap pekerjaan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, baik bagi pengguna jalan maupun petugas yang berada di area pekerjaan," kata Ardam, Sabtu (19/9/2026).

1. Titik pekerjaan arah Cirebon

Inin Nastain/ suasana d KM 169 Tol Cipali H-1 sore

Untuk jalur arah Cirebon, pekerjaan berlangsung di lima titik, yakni KM 173, KM 176, KM 178-KM 179, KM 183-KM 184, dan KM 186.

Ardam mengatakan, pengguna jalan yang melintasi lokasi pekerjaan diminta memperhatikan rambu-rambu sementara serta mengikuti arahan petugas. Kecepatan maksimal di area pekerjaan ditetapkan 40 kilometer per jam.

"Pengendara juga diimbau mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, terutama ketika memasuki bagian jalan yang mengalami penyesuaian lajur," tutur Ardam.

2. Pekerjaan arah Jakarta

Lalu lintas di Tol Cipali KM 166 arah Cikopo-Palimanan. (IDN Times/Inin Nastain)

Pekerjaan pemeliharaan juga dilakukan pada jalur arah Jakarta. Lokasinya berada di KM 187, KM 181, KM 179-KM 176, KM 174, KM 172, KM 170-KM 168, dan KM 165.

Pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat mendekati titik pekerjaan dan tidak melakukan manuver secara tiba-tiba. Rambu serta petunjuk petugas di lapangan menjadi acuan selama melintasi area tersebut.

Astra Tol Cipali melakukan pemantauan kondisi jalan dan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung untuk mendukung keamanan pengguna jalan maupun pekerja.

3. Dua metode pemeliharaan

Inin Nastain IDN Times/ 3 lajur tol Cipali

Menurut Ardam, rekonstruksi rigid pavement dilakukan dengan mengganti atau memperbaiki struktur perkerasan beton pada bagian jalan yang membutuhkan penanganan.

Sementara itu, overlay dilakukan dengan menambahkan lapisan perkerasan aspal pada permukaan jalan.

Pemilihan metode disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing titik. Pemeliharaan tersebut menjadi bagian dari upaya Astra Tol Cipali menjaga kondisi dan kualitas infrastruktur jalan tol.

"Pemeliharaan dan perbaikan akan dilakukan secara berkala berdasarkan hasil pemantauan serta kebutuhan penanganan di lapangan," tutup Ardam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article