Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Debut di ACL2, Tanamal Siap Bantu Persib Curi Poin dari Persijap

Kota Bandung
3 min read
Usai Debut di ACL2, Tanamal Siap Bantu Persib Curi Poin dari Persijap
Persib jumpa FC Seoul di ACL Two 2026/27. (Dok. Persib)
  • Ikhwan Tanamal menjalani debut ACL 2 bersama Persib saat menang atas FC Seoul, pengalaman yang ia anggap sebagai modal untuk berkembang dan membantu tim di kompetisi Asia.
  • Meski sempat grogi menghadapi FC Seoul, Ikhwan fokus menjalankan instruksi pelatih dan menyatakan siap tampil ketika mendapat panggilan.
  • Ikhwan berharap dipercaya melawan Persijap Jepara untuk membantu Persib meraih poin perdana atas lawan tersebut, sambil tetap menjaga profesionalisme di tengah jadwal padat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemain muda Persib Bandung, Ikhwan Tanamal, mencatat debutnya di kompetisi Asia saat Maung Bandung menghadapi FC Seoul pada AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Debut tersebut terasa semakin spesial karena Persib berhasil membawa pulang tiga poin dari markas klub Korea Selatan tersebut.

Ikhwan pun bangga sekaligus senang bisa mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi Asia bersama Persib. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi modal untuk terus berkembang dan membantu Persib di kancah Asia.

“Alhamdulillah debut pertama hasil tiga poin pertama di ACL 2. Sangat bangga dan sangat senang. Semoga ini jadi pembelajaran yang baik dan bagus agar ke depan bisa lebih meningkat dan bisa membantu Persib di kancah Asia,” ujar Ikhwan, Jumat (18/9/2026).

  1. 1. Sempat grogi hadapi klub Korea Selatan

    Ganindra Bimo nonton Persib di ACL2 2026/2027
    Ganindra Bimo nonton Persib di ACL2 2026/2027 (instagram.com/ganindrabimo)

    Ikhwan mengakui sempat merasa gugup ketika mengetahui dirinya akan menghadapi FC Seoul. Apalagi, laga tersebut menjadi pengalaman pertamanya tampil di kompetisi Asia bersama Persib.

    Namun, rasa gugup itu perlahan hilang setelah dirinya berada di lapangan. Ikhwan memilih fokus menjalankan tugas yang diberikan pelatih. “Awalnya sih cukup agak grogi sedikit pas tahu lawan Seoul, Korea. Tapi pas di lapangan, biasa aja sih,” katanya.

    Menurut Ikhwan, kesempatan tampil dalam pertandingan tersebut menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus berkembang. Ia mengaku sudah siap ketika pelatih memberitahunya bakal dimainkan menghadapi FC Seoul.

    “Pas dipanggil, ya udah siap. Udah siap, sangat-sangat siap. Seribu persen siap,” ucapnya.

  2. 2. Berharap kembali dipercaya saat lawan Persijap

    Persib dijadwalkan bertemu FC Seoul dalam ajang ACL Two musim 2026/27 dalam materi pengumuman klub.
    Persib jumpa FC Seoul di ACL Two 2026/27. (Dok. Persib)

    Setelah menjalani debut di kompetisi Asia, Ikhwan kini mengalihkan fokus ke pertandingan Persib di kompetisi domestik. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada pertandingan ketiga putaran pertama.

    Ikhwan berharap kembali mendapat kepercayaan dari pelatih untuk tampil dalam pertandingan tersebut. “Bismillah, semoga dipercaya pelatih lagi buat tampil lawan Jepara di liga, putaran pertama pertandingan ketiga. Semoga bisa dipercaya sama pelatih dan bisa tampil membela Persib melawan Persijap,” tuturnya.

    Ikhwan menyadari pertandingan melawan Persijap tidak akan mudah. Ia menyebut Persib belum pernah meraih kemenangan atas Persijap sehingga laga nanti menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan tersebut.

    “Kita tahu juga Persib belum pernah menang lawan Persijap. Mudah-mudahan ini pertama kita bisa ambil poin di Persijap, insyaallah bisa,” kata Ikhwan.

  3. 3. Tetap profesional meski kelelahan

    Persib Bandung menjalani persiapan di Korea Selatan
    Persib Bandung menjalani persiapan di Korea Selatan menjelang menghadapi FC Seoul pada ajang AFC Champions League 2 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium. (bola.com/Erwin Snaz)

    Di tengah padatnya jadwal pertandingan, Ikhwan juga mengakui kondisi fisik pemain cukup terkuras. Namun, sebagai pemain profesional, ia menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pesepak bola.

    “Capek ya. Tapi sebagai pemain bola profesional, kita harus profesional dalam sepak bola. Itu sudah kehidupan, pekerjaan kami, tanggung jawab kami. Kita harus profesional dalam pekerjaan,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More