Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Danny Setiawan Wafat, KDM Kenang Perselisihan Soal Sampah Bandung

Kota Bandung
2 min read
Danny Setiawan Wafat, KDM Kenang Perselisihan Soal Sampah Bandung
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan wafat di kediamannya di Bandung pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 06.00 WIB.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenang perselisihan dengan Danny saat menolak Purwakarta dijadikan lokasi pembuangan sampah Bandung yang sedang darurat.
  • Rencana pembuangan sampah kemudian dipindahkan ke Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat; Dedi juga mengenang teguran Danny terkait pakaiannya dalam pertemuan pejabat di Jatinangor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM mengungkap beberapa momentum penting dirinya bersama mendiang mantan Gubernur Jabar, Danny Setiawan yang wafat di Bandung pada Sabtu (19/9/2026).

Salah satu peristiwa yang paling dikenang KDM bersama almarhum bukan soal politik, melainkan perselisihan ketika Bandung menghadapi persoalan darurat sampah.

Mantan Bupati Purwakarta itu mengungkap, dirinya pernah menolak keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat itu menetapkan Purwakarta sebagai lokasi pembuangan sampah dari Bandung.

"Saya ditegur. Saya ingat betul, itu momentum yang paling saya kenang, saya ditegur. Tahu tidak, waktu itu Bandung darurat sampah. Kemudian Pak Danny waktu itu menetapkan Purwakarta menjadi tempat pembuangan sampah," ujar KDM setelah bertakziah di kediaman almarhum.

  1. 1. KDM klaim sebagai Wakil Bupati Purwakarta yang nakal

    IMG-20260919-WA0050.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Kala itu, KDM masih menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta. Dia mengaku menolak keputusan tersebut meski Danny telah menetapkannya bersama jajaran Muspida Provinsi Jawa Barat. Menurut dia, penolakannya bahkan membuat Danny menegurnya melalui sambungan telepon.

    "Saya ini kan Wakil Bupati yang 'nakal'. Saya tidak setuju dan menolak. Beliau bilang, 'Apan geus diputuskeun ku urang (kan sudah saya putuskan), ku Muspida provinsi. Kunaon nolak (kenapa ditolak)?'" kenang KDM.

  2. 2. Perselisihan akhirnya selesai dengan pemindahan lokasi ke TPA Sarimukti

    IMG-20260323-WA0020.jpg
    Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung

    KDM juga tetap menyampaikan keberatannya, hingga pada akhirnya, rencana pembuangan sampah tersebut dipindahkan dari Purwakarta ke lokasi yang kini dikenal sebagai Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

    "Yang akhirnya dipindahkan ke Sarimukti. Itu menjadi salah satu momentum yang saya kenang," katanya.

    Selain persoalan sampah, KDM juga mengenang hal lain ketika dirinya ditegur Danny karena pakaian yang dikenakannya saat menghadiri pertemuan kepala daerah dan pejabat pemerintahan di Jatinangor. Dia saat itu mengenakan pakaian hitam, sementara peserta lain menggunakan pakaian dinas.

    "Atuh pakai baju lah nu kitu (kenapa pakai baju berbeda)," kata Dedi menirukan teguran Danny, sembari menjawab yang penting kerjanya.

    "Nu penting mah, Pak, gawena (yang terpenting kerjanya)," ucapnya.

  3. 3. Danny Setiawan meninggal di kediamannya di Bandung

    TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)
    TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

    Danny Setiawan meninggal di kediamannya di Bandung pukul 06:00 WIB. Dia merupakan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat Danny sebagai salah satu kepala daerah yang pernah memimpin Jabar, setelah HR Nuriana dan sebelum Ahmad Heryawan.

    Danny meninggalkan istri bernama Rinania Sastrawiguna beserta empat orang anak yaitu Renny Dewi Pratami, Anny Dewi Lasmiani, Rio Teguh Pribadi, Winny Citra Dewi Utami, dan mantu, Kharisma, Alm. Yusuf Saaddudin, juga Akhmad Taufiqurrachman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More