Bandung, IDN Times - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar tengah bersurat kepada pemerintah untuk menghentikan bantuan yang diberikan pada yayasan Bina Prestasi Nasional, milik tersangka Yosep Hidayah yang membunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, di Kabupaten Subang. Musababnya, data siswa yang dikelola pada yayasan tersebut, fiktif.
Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengatakan, informasi adanya data siswa fiktif didapat usai dilakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) ulang.
"Berdasarkan temuan-temuan kita di TKP dan tempat keluarga ada beberapa data siswa yang fiktif, disamping itu kita juga melakukan blokiran beberapa rekening yang digunakan untuk menerima dana Bos maupun bantuan lainnya. Kita juga sudah bersurat dengan Disdik provinsi dan Kabupaten, untuk sementara bantuan dana akan dihentikan dulu. (karena) Bantuan masih berjalan," Jumat (27/10/2023).
