Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antisipasi Penyebaran Influenza A, Pemkot Bandung Kaji PJJ PAUD-SMP
Ilustrasi influenza (dok. http://pixabay.com/qimono)
  • Dinas Pendidikan Kota Bandung mengkaji PJJ untuk PAUD hingga SMP sebagai antisipasi penyebaran Influenza A, setelah kasus virus tersebut banyak ditemukan di kota ini.

  • Sekolah diminta menangani siswa bergejala melalui UKS, berkoordinasi dengan puskesmas bila diperlukan, serta mengizinkan kembali belajar setelah mendapat izin dokter dengan masker.

  • Situasi masih landai dan pembelajaran tatap muka berlanjut, tetapi PJJ dapat diterapkan berdasarkan evaluasi risiko bersama Dinas Kesehatan dan arahan Wali Kota Bandung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

Dinas Pendidikan Kota Bandung berkoordinasi dengan kepala sekolah dan menyebarkan surat edaran antisipasi Influenza A.

1 Oktober 2026

Asep Saeful Gufron menyatakan sekolah diminta waspada terhadap warga sekolah yang mengalami flu berhari-hari serta berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan bila diperlukan.

sampai saat ini

Situasi Influenza A di sekolah masih landai dan pembelajaran tetap dilaksanakan secara tatap muka. PJJ dapat dievaluasi jika laporan kasus meningkat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dinas Pendidikan Kota Bandung mengkaji penerapan Pembelajaran Jarak Jauh untuk PAUD hingga SMP sebagai antisipasi penyebaran Influenza A di kalangan pelajar.
  • Who?
    Dinas Pendidikan Kota Bandung, Kepala Dinas Pendidikan Asep Saeful Gufron, Dinas Kesehatan Kota Bandung, kepala sekolah, siswa, guru, dan Wali Kota Bandung terlibat dalam penanganan serta pengambilan kebijakan.
  • Where?
    Langkah antisipasi dilakukan di sekolah negeri dan swasta di Kota Bandung, termasuk PAUD, TK, SD, dan SMP.
  • When?
    Kamis, 1 Oktober 2026, saat Dinas Pendidikan Kota Bandung menyampaikan langkah kewaspadaan dan kondisi kasus Influenza A yang masih dipantau.
  • Why?
    Kasus Influenza A telah banyak ditemukan di Kota Bandung, sehingga penyebaran di lingkungan pelajar perlu diantisipasi meski situasi saat ini dilaporkan masih landai dan belum darurat.
  • How?
    Sekolah menerima surat edaran, menangani siswa sakit melalui UKS dan puskesmas, menganjurkan masker, serta dapat menerapkan PJJ bila persentase kasus tinggi setelah evaluasi dan koordinasi kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Bandung, banyak orang kena Influenza A. Dinas Pendidikan mengingatkan sekolah supaya hati-hati. Anak yang flu harus dibantu di UKS atau puskesmas. Kalau belum sembuh, anak boleh pulang. Sekarang sekolah masih tatap muka. Jika yang sakit jadi banyak, sekolah mungkin belajar dari rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons Dinas Pendidikan Kota Bandung menunjukkan kesiapsiagaan yang terukur: sekolah telah memperoleh panduan, UKS dan puskesmas dilibatkan, serta kondisi dipantau langsung tanpa mengabaikan pembelajaran tatap muka yang masih berjalan normal. Opsi PJJ juga tersedia secara bertahap, sehingga penanganan dapat menyesuaikan tingkat risiko di masing-masing sekolah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kasus Influenza A di Kota Bandung semakin sering ditemukan. Guna mengantisipasi terjadinya penyebaran di tingkat pelajar, Dinas Pendidikan Kota Bandung mengkaji penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk PAUD, TK, SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron mengatakan, kewaspadaan terhadap virus tersebut sudah dilakukan dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah negeri maupun swasta di Kota Bandung.

"Isinya menekankan agar sekolah waspada dan mengantisipasi jika ada warga sekolah yang menderita flu, apalagi berlangsung berhari-hari," ujar Asep, Kamis (1/10/2026).

1. Murid sakit harus ditangani di puskesmas

ilustrasi influenza C virus (wikimedia.org)

Asep mengatakan, untuk antisipasi penyakit ini di lingkungan sekolah harus disesuaikan kondisi. Jika peserta didik sakit sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan, harus ditangani dulu di sekolah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

"Jika dirasa di luar kemampuan, barulah sekolah berkoordinasi dengan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Kemudian, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Jika siswa sakit, harus ditangani dulu di puskesmas, kemudian apabila dokter mengizinkan kembali ke sekolah, mereka boleh masuk dengan menggunakan masker.

"Jika belum, diperbolehkan pulang sampai pulih kembali," ucap Asep.

2. PJJ akan diterapkan jika kasusnya meningkat

ilustrasi influenza virus (flicker.com/NIAID)

Kendati begitu, Asep memastikan, berdasarkan dari laporan yang masuk, situasinya masih landai dan belum sampai dikatakan dalam kondisi darurat. Namun, mereka terus memantau seluruh jenjang pendidikan.

"Dari kemarin saya juga melakukan inspeksi mendadak ke beberapa sekolah, kondisinya masih normal, mudah-mudahan tidak memburuk. Meski demikian, surat edaran antisipasi sudah kami sebarkan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jika kondisinya sudah darurat. Namun, terkait penerapan kebijakan ini tetap haris dikoordinasikan dengan Wali Kota Bandung.

"Tentu sudah dipikirkan. Jika nanti banyak laporan kasus Influenza A, kami akan mengevaluasi dan melaporkan kepada Bapak Wali Kota untuk arahan selanjutnya," ujar Asep.

3. Disdik Bandung sudah keluarkan surat edaran mitigasi Influenza A di sekolah

ilustrasi influenza (pixabay.com/Mojpe)

Ia mengatakan, penerapan PJJ ini sangat dimungkinkan, namun keputusannya harus berdasarkan hasil evaluasi bersama Dinas Kesehatan yang bisa menentukan terkait tingkat zona risikonya. Namun, Asep memastikan sampai saat ini pembelajaran tetap dilaksanakan secara tatap muka.

Kendati demikian, Asep menyarankan agar siswa dan guru tetap memakai masker, terutama bagi mereka yang sudah menunjukkan gejala flu, meskipun kondisinya belum berat. Kemudian, dia juga terus memantau situasi sejak adanya informasi kasus Influenza A di Bandung.

"Langsung berkoordinasi dengan para kepala sekolah dan mengeluarkan surat edaran kemarin, di dalamnya sudah tertuang panduan koordinasi. Jika di satu sekolah persentase kasusnya sudah tinggi, kepala sekolah berwenang mengambil kebijakan PJJ," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article