Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Dedi Mulyadi: Murid Tetap Belajar di Sekolah Meski Ada Demo Besok

IMG-20250830-WA0071.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan seluruh sekolah SMA/SMK dan SLB tetap masuk dan belajar di dalam kelas.
  • Imbauan ini berlaku untuk seluruh sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Jabar, termasuk yang berlokasi dekat dengan area massa aksi.
  • Beberapa sekolah swasta memutuskan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai antisipasi terhadap gelombang aksi yang dikabarkan akan hadir besok.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gelombang demonstrasi dikabarkan akan kembali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menyampaikan protes, Senin (31/8/2025) besok. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan seluruh sekolah SMA/SMK dan SLB tetap masuk dan belajar di dalam kelas.

"Sekolah di bawah Provinsi Jawa Barat SMA dan SMK tetap sekolah sebagaimana mestinya," ujar Dedi usai melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (31/8/2025).

Dedi memastikan, imbauan ini berlalu untuk seluruh sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Jabar, termasuk yang berlokasi dekat dengan area massa aksi. Menurutnya, massa tidak akan sampai merusak gedung-gedung sekolah.

"Saya pikir jajaran keamanan kita cukup aman dan tidak ada serangan terhadap sekolah kan. Kita jujur-jujur aja bahwa target utamanya adalah gedung DPRD. Gitu loh, itu targetnya penasaran. Masuk pinggir enggak bisa, tengah enggak bisa, atas enggak bisa," jelasnya.

Sebelumnya, beberapa sekolah swasta memastikan akan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mengantisipasi terjadinya gelombang aksi yang dikabarkan akan hadir besok.

Salah satunya SMA PGII 1 Bandung. Mereka memastikan proses belajar mengajar pada Senin besok tidak dilakukan di sekolah.

Adapun keputusan ini mengacu pada surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor: 20499/PK.01/SEKRE tertanggal 27 Agustus 2025 perihal Himbauan Menjaga Kondusivitas Proses Belajar Mengajar, serta dalam rangka menjaga proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Pembelajaran di SMA PGII 1 Bandung dilaksanakan secara Hybrid/Online pada hari Senin, 1 September 2025. Untuk hari-hari berikutnya, teknis pelaksanaan pembelajaran akan disesuaikan dengan situasi dan perkembangan selanjutnya," ujar Kepala SMA PGII 1 Bandung, Tato Yuniarto dalam keterangan resmi, Minggu (31/8/2025).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us