Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
90 Karhutla Terjadi di Jabar, Dishut Perkuat Patroli Cegah Kasus Baru
Ilustrasi kebakaran hutan (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
  • BPBD Jabar mencatat 90 karhutla di 72 kecamatan hingga 10 Agustus 2026, dengan kasus terbanyak di Sumedang 16 kejadian, Majalengka 11, dan Bandung 8.
  • Dishut Jabar mengintensifkan patroli wilayah rawan, pemantauan tutupan hutan, sosialisasi, serta koordinasi lintas sektor menghadapi puncak kemarau dan El Nino.
  • Masyarakat diminta tidak membakar lahan atau sampah, memastikan api unggun padam, tidak membuang puntung rokok, dan segera melapor jika menemukan titik api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
10 Agustus 2026

BPBD Jabar mencatat 90 karhutla di 72 kecamatan di Jawa Barat. Kejadian terbanyak tercatat di Sumedang, Majalengka, dan Bandung.

12 Agustus 2026

Dishut Jabar mengintensifkan patroli, pemantauan hutan, edukasi, dan koordinasi lintas sektor untuk mencegah karhutla pada puncak musim kemarau disertai El Nino.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 90 kebakaran hutan dan lahan tercatat di Jawa Barat. Dishut dan BPBD Jawa Barat memperkuat patroli, pemantauan, edukasi, serta kesiapsiagaan penanganan untuk mencegah kasus baru.
  • Who?
    Dinas Kehutanan Jawa Barat dipimpin Dodit Ardian Pancapana, BPBD Jawa Barat dipimpin Teten Ali, masyarakat, serta berbagai pihak lintas sektor terlibat dalam langkah pencegahan karhutla.
  • Where?
    Kejadian tersebar di 72 kecamatan di Jawa Barat. Kasus terbanyak tercatat di Kabupaten Sumedang dengan 16 kejadian, Kabupaten Majalengka 11 kejadian, dan Kabupaten Bandung delapan kejadian.
  • When?
    Data BPBD Jawa Barat mencatat 90 kejadian hingga 10 Agustus 2026. Penguatan pencegahan disampaikan pada 12 Agustus 2026, menjelang puncak musim kemarau disertai El Nino.
  • Why?
    Cuaca kering, curah hujan rendah, dan menurunnya kadar air vegetasi meningkatkan kerentanan hutan serta lahan terhadap kebakaran. Sebagian besar kejadian karhutla dikaitkan dengan kelalaian dan aktivitas manusia.
  • How?
    Patroli berkala dilakukan di wilayah rawan, kondisi tutupan hutan dipantau, edukasi masyarakat ditingkatkan, dan koordinasi lintas sektor diperkuat. Warga diminta tidak membakar lahan atau sampah serta segera melapor bila menemukan titik api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sudah ada 90 kebakaran hutan dan tanah di Jawa Barat. Banyak terjadi di Sumedang, Majalengka, dan Bandung. Pak Dodit dan Pak Teten menyuruh petugas lebih sering keliling melihat tempat kering. Warga diminta tidak membakar sampah atau tanah, tidak buang rokok sembarangan, dan segera bilang jika melihat api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penguatan patroli, pemantauan wilayah rawan, edukasi, dan kesiapsiagaan personel menunjukkan respons Jawa Barat yang semakin terarah menghadapi kerentanan musim kemarau. Koordinasi Dishut, BPBD, berbagai pihak, dan masyarakat membuka ruang mitigasi yang lebih cepat, sekaligus menjaga hutan, kualitas udara, serta keselamatan warga dari dampak kebakaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat turut memperketat upaya pencegahan dengan melakukan berpatroli di beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya karhutla.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana mengatakan, jajarannya saat ini tengah menerapkan langkah pencegahan untuk menekan potensi karhutla sedini mungkin di masa puncak musim kemarau disertai El Nino.

"Kami bersama berbagai pihak terus mengintensifkan patroli berkala di wilayah rawan, memantau kondisi tutupan hutan, menggalakkan sosialisasi edukatif, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi meminimalkan risiko karhutla," ujar Dodit, Rabu (12/8/2026).

1. Masyarakat diminta segera melapor jika ada indikasi kebakaran hutan

Ilustrasi kebakaran hutan (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Dodit menekankan, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mitigasi kebakaran karhutla. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan, memastikan sisa api unggun padam sempurna, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

"Jika menemukan indikasi atau titik api, masyarakat diharapkan segera melapor ke instansi terdekat," katanya.

Kewaspadaan ekstra, kata dia, sangat krusial mengingat cuaca kering, curah hujan rendah, serta penurunan kadar air vegetasi membuat kawasan hutan dan lahan sangat rentan terbakar. Sebagian besar kejadian karhutla di Indonesia tercatat akibat kelalaian dan aktivitas manusia.

2. Menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Dampak karhutla tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar, merusak kualitas tanah, mempercepat emisi gas rumah kaca, serta memicu asap yang menurunkan kualitas udara bagi kesehatan warga--khususnya anak-anak dan lansia.

"Menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan, penyedia air bersih, dan penyerap karbon merupakan tanggung jawab bersama," kata Dodit.

3. Sampai saat ini sudah ada 90 Karhutla di Jabar

Kebakaran hutan di Blok Bantengan kawasan Gunung Bromo. (IDN Times/Istimewa)

BPBD Provinsi Jawa Barat terus melakukan berbagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau. Kepala BPBD Jabar Teten Ali mengatakan, upaya yang dilakukan seperti peningkatan pemantauan wilayah rawan kebakaran.

Selain itu, BPBD juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Kesiapsiagaan personel dan peralatan penanganan kebakaran juga terus diperkuat agar dapat melakukan respons cepat apabila terjadi kejadian," kata Teten.

Melalui sinergi bersama seluruh pihak, BPBD Provinsi Jawa Barat berupaya mengurangi risiko kebakaran lahan dan memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.

Berdasarkan data BPBD Jabar per 10 Agustus 2026, terjadi 90 karhutla di 72 kecamatan di Jawa Barat. Kebakaran hutan terbanyak terjadi di Kabupaten Sumedang sebanyak 16 kejadian, Kabupaten Majalengka sebelas kejadian dan Kabupaten Bandung delapan kejadian.

Curated For You

Editorial Team

Related Article