71 dari 92 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi

- 71 dari 92 kantong jenazah korban longsor Cisarua teridentifikasi
- 68 identitas korban berhasil diidentifikasi, 52 diantaranya warga Desa Pasirlangu
- Pencarian korban longsor akan dilanjutkan meski sudah ditemukan 80 kantong jenazah
Bandung, IDN Times - Tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 92 kantong jenazah di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dari 92 kantong jenazah yang diserahkan ke tim DVI Polri, ada 71 kantung yang sudah teridentifikasi.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, dari data yang berhasil diidentifikasi ini kemudian ditemukan 68 identitas korban, dan dinyatakan 52 di antaranya merupakan warga Desa Pasirlangu yang masuk dalam 80 daftar pencarian.
"Berdasarkan rilis DVI 4 Februari 2026 pukul 16.30 WIB, sebanyak 68 jiwa berhasil diidentifikasi dari total 71 kantung jenazah, 21 masih proses identifikasi lanjutan. Dari DVI, dari 80 daftar pencarian sudah ada 52 jiwa yang teridentifikasi," kata Ade Dian, dikutip Kamis (5/2/2026).
1. Pencarian terus dilakukan sesuai batas masa darurat

Ade mengungkapkan, operasi pencarian akan berlangsung hingga Jumat (6/2/2026), namun akan terlebih dahulu dilakukan rapat evualasi terkait proses teknis dan juga opsi lain yang akan dilakukan, mengingat masa tanggap darurat dilakukan selama dua pekan.
"Kami berkomitmen sampai tanggal darurat selesai di tanggal 6 Februari, nanti kami akan melakukan evaluasi terkait proses pencarian lebih lanjut," ujarnya.
2. Data penduduk yang tertimbun dipastikan hanya 80 orang

Diberitakan sebelumnya, Ade memastikan ada 83 Kantong jenazah yang ditemukan selama sepuluh hari pencarian. Jumlah itu sudah melebihi daftar pencarian (DP) dari Incident Commander (IC) Pemda Bandung Barat.
"Data yang 80 itu, data penduduk. Secara akumulatif hingga sore ini sebanyak 83 bodypack. Jumlah ini sudah melebihi dari jumlah dalam daftar pencarian. Namun dari identifikasi DVI ada bodypack yang melebihi dari satu namun memiliki identitas tunggal," kata Ade, Senin (2/2/2026).
Dari jumlah tersebut, total yang sudah teridentifikasi ada sebanyak 61 jiwa. Rinciannya sebanyak 45 jiwa merupakan warga setempat yang masuk dalam daftar pencarian, dan 16 jiwa berada di luar daftar pencarian 80 orang yang diterima Tim SAR gabungan.
"Dari 61 korban yang teridentifikasi 45 korban sesuai dalam daftar pencarian. Kemudian dua korban teridentifikasi namun tidak tercantum dalam daftar pencarian, yaitu atas nama Keyla dan Albiansyah yang diduga merupakan tamu saat kejadian," ujar Ade.
"Kemudian 14 sudah teridentifikasi namun namanya tidak tercantum dalam 80 daftar pencarian," ucapnya.
3. Pemkab Bandung Barat tetapkan masa darurat selama dua kali

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan pencari korban longsor Desa Pasirlangu tetap dilanjutkan, meski tim SAR gabungan sudah menemukan 80 kantong jenazah dari area longsor Gunung Burangrang tersebut.
"Pencarian tetap dilanjutkan karena belum semua mayat diidentifikasi, karena bisa saja dua kantung (jenazah) itu satu identitas," kata Sekda Bandung Barat sekaligus Incident Commander Longsor Cisarua, Ade Zakir, Senin (2/2/2026).


















