Denny Sumargo bersama keluarga selaku Brand Ambassador AceKid saat mengunjungi FEIHE AceKid Smart Factory di Harbin, China. Dalam kunjungan tersebut, Denny dan keluarga melihat langsung proses pembuatan susu formula AceKid serta berbagai fasilitas smart factory yang menerapkan teknologi produksi dan sistem pengendalian kualitas untuk menjaga kualitas dan keamanan produk di setiap tahap. (Dok.Istimewa)
Perubahan terbesar yang terjadi saat ini adalah meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap transparansi. Jika dulu orang tua hanya membandingkan harga dan kandungan nutrisi, kini banyak yang ingin mengetahui lebih jauh perjalanan sebuah produk dari sumber bahan baku hingga sampai ke tangan konsumen.
David Setiawan, pelaku ritel yang sehari-hari berinteraksi dengan konsumen, melihat perubahan tersebut secara langsung.
“Sekarang orang tua semakin kritis ketika memilih susu formula untuk anak. Mereka tidak hanya bertanya soal harga atau kandungan nutrisi, tetapi juga mulai ingin tahu komposisi utamanya, dari mana sumber susunya, dan bagaimana proses produksinya,” ujarnya.
Karena itu, sistem keterlacakan atau traceability mulai menjadi nilai tambah yang dicari konsumen. Melalui fitur seperti QR code atau informasi digital lainnya, orang tua dapat menelusuri informasi mengenai sumber bahan baku, proses produksi, hingga standar kualitas yang diterapkan.
Pada akhirnya, memilih susu anak tidak lagi hanya soal membaca tabel nutrisi. Orang tua juga perlu memahami tiga hal penting lainnya, yakni asal bahan baku, proses produksi, dan transparansi informasi. Semakin lengkap informasi yang diperoleh, semakin mudah pula bagi orang tua untuk mengambil keputusan yang tepat sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.