Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
21 Ribu Hektare Lahan di Jabar Sudah Ditanami Jagung oleh Polisi
21 Ribu Hektare Lahan di Jabar Sudah Ditanami Jagung oleh Polisi. Dok Humas Pemda Sumedang
  • Polda Jawa Barat bersama mitra seperti Perhutani dan PTPN telah menanam jagung di lebih dari 21 ribu hektare lahan sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
  • Dalam Kuartal I Tahun 2026, ditargetkan penanaman jagung seluas 433 hektare di berbagai wilayah Jawa Barat, disertai pembagian bibit dan bantuan sembako bagi kelompok tani.
  • Polda Jabar menggandeng Himbara, koperasi, dan perusahaan lewat program CSR untuk mempermudah akses pembiayaan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Program penanaman jagung yang digagas Kepolisian Republik Indonesia terus berjalan di berbagai daerah. Di Jawa Barat, luas lahan yang telah ditanami jagung bahkan sudah mencapai lebih dari 21 ribu hektare sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.

Salah satu kegiatan penanaman jagung kembali digelar di Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar oleh Polda Jawa Barat bersama sejumlah pihak.

1. Ditanam di berbagai daerah

21 Ribu Hektare Lahan di Jabar Sudah Ditanami Jagung oleh Polisi. Dok Humas Pemda Sumedang

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, hingga saat ini Polda Jabar bersama berbagai mitra telah mengembangkan penanaman jagung dalam skala luas di berbagai wilayah.

Kerja sama tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak seperti Perhutani dan PTPN. Dari kolaborasi itu, total lahan yang telah ditanami jagung di Jawa Barat kini mencapai lebih dari 21 ribu hektare.

“Negara yang berdaulat adalah negara yang memiliki ketahanan pangan yang mampu menghidupi masyarakatnya. Oleh karena itu Polri dari tingkat Mabes hingga ke daerah mendukung penuh program pemerintah ini,” ujar Rudi.

Ia menyebut hasil dari penanaman jagung tersebut dinilai cukup menggembirakan dan diharapkan bisa menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

2. Kuartal pertama 2026 target penanaman 433 hektare

21 Ribu Hektare Lahan di Jabar Sudah Ditanami Jagung oleh Polisi. Dok Humas Pemda Sumedang

Dalam program Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Polda Jawa Barat menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 433 hektare yang tersebar di berbagai wilayah.

Kegiatan yang berlangsung di Sumedang ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bibit jagung kepada kelompok tani serta bantuan sembako bagi para petani yang terlibat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Jawa Barat, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui kolaborasi berbagai pihak.

3. Petani juga dibantu akses pembiayaan dari perbankan

Kredit Usaha Rakyat. (lifepal)

Kapolda juga menyoroti persoalan klasik yang kerap dihadapi petani, yakni keterbatasan akses permodalan. Banyak petani kesulitan memperoleh pembiayaan dari perbankan sehingga terpaksa bergantung kepada tengkulak. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Polda Jabar menggandeng sejumlah pihak termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Selain itu, dukungan juga datang dari koperasi serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu penyediaan bibit, pupuk, hingga alat mesin pertanian.

“Bank sekarang bukan sesuatu yang jauh bagi petani. Perbankan hadir menjadi sahabat petani, tidak hanya berbicara soal angka tetapi juga berinvestasi untuk ketahanan pangan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengapresiasi langkah Polda Jawa Barat yang ikut mendorong penguatan sektor pertanian di daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, perbankan, dan petani sangat penting agar sektor pertanian di Sumedang semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editorial Team