Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
18 PCNU di Jabar Bertemu Gus Kikin, Serukan NU Kembali ke Khittah
Ilustrasi Nahdatul Ulama (NU). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
  • Sebanyak 18 PCNU Jawa Barat bertemu calon ketua PBNU Gus Kikin menjelang Muktamar ke-35 NU untuk menyampaikan aspirasi arah organisasi.
  • Aspirasi utama pengurus tingkat bawah ialah mengembalikan NU pada khittah asasi serta menjaga organisasi tetap teduh, damai, dan tidak gaduh.
  • Gus Kikin menargetkan pengamalan kembali Qanun Asasi sebagai rujukan organisasi jika terpilih pada Muktamar NU di Jombang, 27-31 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun 52

Qanun Asasi berhenti digunakan setelah NU menjadi partai politik.

tiga tahun lalu

Naskah Qanun Asasi ditemukan kembali secara lengkap di Tebuireng dan telah dikaji.

Kamis (13/8/2026)

Gus Kikin bersilaturahmi dengan 18 pengurus cabang NU Jawa Barat di Bandung. Para pengurus menyerukan NU kembali ke khittah asasi serta tetap teduh dan damai.

27-31 Agustus 2026

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Gus Kikin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gus Kikin bersilaturahmi dengan 18 PCNU Jawa Barat menjelang Muktamar ke-35 NU. Pertemuan memuat aspirasi untuk mengembalikan NU pada khittah asasi serta menjaga organisasi tetap teduh dan damai.
  • Who?
    KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, 18 pengurus cabang NU di Jawa Barat, dan Rois Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin menghadiri pertemuan tersebut.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di salah satu hotel di Jalan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Silaturahmi digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026, menjelang Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan pada 27-31 Agustus 2026.
  • Why?
    Pertemuan digelar untuk mempererat kekeluargaan warga NU, saling mengenal, dan menampung aspirasi pengurus tingkat cabang mengenai arah organisasi ke depan.
  • How?
    Pengurus menyampaikan dua aspirasi utama kepada Gus Kikin: mengembalikan NU ke khittah asasi dan menjaga NU tetap teduh, damai, serta tidak gaduh. Gus Kikin juga mendorong pengamalan kembali Qanun Asasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gus Kikin bertemu 18 pengurus NU dari Jawa Barat di Bandung. Mereka ngobrol sebelum acara besar NU. Pengurus ingin NU kembali ke aturan dasarnya, tetap adem, damai, dan tidak ribut. Gus Kikin ingin menjaga hubungan seperti keluarga. Ia juga ingin aturan lama Qanun Asasi dipakai lagi jika ia terpilih memimpin NU.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menjelang Muktamar ke-35, silaturahmi antara Gus Kikin dan 18 PCNU Jawa Barat memperlihatkan ruang dialog yang memberi tempat bagi aspirasi pengurus di tingkat bawah. Penekanan pada kekeluargaan, keteduhan, dan perdamaian membangun suasana yang konstruktif, sementara keinginan mengamalkan kembali Qanun Asasi menghadirkan rujukan bersama bagi kehidupan organisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Calon ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin turut bersilaturahmi dengan 18 pengurus cabang yang ada di Jawa Barat, bertempat di salah satu hotel Jalan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Silahturahmi ini dilakukan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35. Rois Syuriah PWNU Jawa Barat, KH Abun Bunyamin mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pengurus NU di Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi terkait arah organisasi ke depan.

Menurutnya, pengurus NU di tingkat bawah menginginkan adanya perubahan dalam tubuh organisasi, salah satunya dengan mengembalikan NU pada khittah asasi.

"Silaturahmi yang tadi dilaksanakan dengan Gus Kikin adalah silaturahmi yang sifatnya aspiratif. Aspirasi bagaimana dari tataran bawah NU ingin ke depan ada perubahan," ujar Abun Bunyamin, setelah kegiatan.

1. Gus Kikin dinilai bisa membawa NU kembali ke khittah asasi

Ketua PWNU Jatim, Gus Kikin. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Abun menyampaikan, ada dua hal utama yang menjadi aspirasi dalam pertemuan tersebut. Pertama, mengembalikan NU kepada khittah asasi Nahdlatul Ulama. Kedua, menjaga NU agar tetap menjadi organisasi yang teduh dan damai.

"Di antaranya, kembalikan kepada khittah asasi Nahdlatul Ulama. Yang kedua, NU harus teduh, damai, dan tidak gaduh. Hanya itu saja," katanya.

Sementara itu, Gus Kikin mengatakan, pada prinsipnya kedatangannya ke Bandung hanya untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekeluargaan sesama warga NU, sebagai bagian penting dari tradisi NU yang harus terus dijaga.

"Nomor satu silaturahmi, tetap silaturahmi. Ini kan perintahnya jelas. Yang terkandung di dalam silaturahmi itu penting, kita menyambung kekeluargaan," ujar Gus Kikin.

2. Optimistis dapat dukungan dari Jabar

Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Gus Kikin mengatakan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk saling mengenal, terutama karena sebagian pengurus yang ditemuinya belum pernah berinteraksi secara langsung.

Silaturahmi dengan pengurus NU di berbagai daerah, kata dia, sebenarnya biasa dilakukan sejak sebelum munculnya agenda Muktamar ke-35 NU.

"Memang sudah dekat, saya setiap saat memang sebetulnya tanpa Muktamar pun juga ada kesempatan-kesempatan saya manfaatkan untuk bersilaturahmi," ucapnya.

Mengenai dukungan pengurus NU di Jawa Barat, Gus Kikin memilih menyerahkan penilaian tersebut kepada pengurus yang hadir. Meski begitu, dia merasa optimistis mendapatkan dukungan penuh dari Tanah Pasundan.

"Responsnya Alhamdulillah ya ini kekeluargaan. Kekeluargaan, kalau kekeluargaan enggak milih, itu masa gitu," katanya.

3. Gus Kikin siap membawa NU kembali ke Qanun Asasi

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bersama KH Anwar Manshur. IDN Times/Dok. Zainul Arifin

Saat disinggung apa yang akan dilakukan pertama kali jika terpilih memimpin PBNU, Gus Kikin mengatakan salah satu agenda yang ingin didorong adalah mengembalikan Qanun Asasi sebagai rujukan dalam kehidupan organisasi NU.

Qanun Asasi merupakan prinsip dasar yang dirumuskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari sebagai tuntunan dalam menjalankan organisasi NU.

Menurut Gus Kikin, naskah Qanun Asasi tersebut ditemukan kembali secara lengkap di Tebuireng sekitar tiga tahun lalu dan telah melalui proses kajian.

"Dulu itu digunakan awal-awal NU didirikan dan kemudian hilang tahun 52 karena NU menjadi partai politik. Baru kita temukan lengkap itu tiga tahun yang lalu," katanya.

Gus Kikin berharap, Qanun Asasi tidak hanya menjadi dokumen sejarah, tetapi dapat kembali diamalkan dalam kehidupan organisasi NU.

"Saya sangat mengharapkan namanya Qanun Asasi itu bisa diamalkan lagi di dalam NU berorganisasi itu," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Gus Kikin sendiri secara resmi ditugaskan PWNU Jawa Timur dan puluhan PCNU untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article