Lapas Sukamiskin Tertibkan AC dan Fasilitas yang Dinilai Mewah

Petugas Lapas Kelas I Sukamiskin menertibkan fasilitas yang dinilai mewah pada 29 September 2026, menindaklanjuti surat penegasan pengawasan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kalapas Nanank Syamsudin menyebut wood panel di kantin dan sejumlah AC di ruang fasilitas umum dicopot. Ia menyatakan tidak ditemukan fasilitas mewah mencolok di kamar hunian narapidana.
Lapas Sukamiskin memastikan tidak ada AC di sel warga binaan karena desain bangunan dinilai sudah sejuk. Penertiban masih berlanjut, mencakup layanan kunjungan dan fasilitas lain.
Bandung, IDN Times - Petugas Lapas Kelas 1 Sukamiskin melakukan penertiban berbagai fasilitas yang dinilai mewah, Selasa (29/9/2026). Penertiban dilakukan guna menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.09.02-1734 tanggal 24 September 2026.
Adapun surat tersebut berisi tentang Penegasan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas pada Kamar Hunian. Kalapas Sukamiskin Nanank Syamsudin mengatakan, sasaran dari penertiban ini, yakni fasilitas-fasilitas yang diasumsikan mewah.
"Kami menertibkan fasilitas-fasilitas umum saja yang mungkin asumsinya terlalu mewah ya kami akan tertibkan. Ya sebetulnya kalau ukuran mewah relatif ya, contohnya ruangan ada wood panel-nya, kami copot," ujar Nanank, saat dihubungi.
1. Klaim AC hanya ada di fasilitas umum

Suasana Lapas Sukamiskin (IDN Times/Galih Persiana) Nanank mengatakan, wood panel tersebut terpasang pada bagian kantin Lapas. Untuk kamar hunian napi, ia mengklaim tidak ada temuan fasilitas mewah dalam lapas tersebut, namun ada sejumlah fasilitas AC yang mana penempatannya ada di fasilitas umum.
"Kalau AC ada di beberapa ruangan yang itu untuk fasilitas umum ya. Ya itu pun kita juga copot, gitu-gitu saja sih. Tidak ada yang terlalu mencolok, artinya jadi pandangan publik yang diasumsikan mewah sih nggak ada sih," katanya.
2. Seluruh fasilitas dinilai mewah ditertibkan

Suasana kamar di Lapas Sukamiskin (IDN Times/Galih Persiana) Dia menegaskan, tidak ada kamar atau sel warga binaan yang dipasang AC dan tetap menyesuaikan dengan desain sel terdahulu di mana masih terasa suasana sejuk.
"(AC di Kamar hunian napi) Gak ada. Di sini itu Belanda konsepnya sudah sangat luar biasa, jadi bangunannya itu tanpa AC pun sudah dingin kok," katanya.
3. Penertiban menyasar semua layanan

(Gambaran kapasitas Lapas Sukamiskin Bandung menampung para napi) IDN Times/Arief Rahmat Lebih lanjut, Nanank mengatakan, saat ini, ia dan petugas Lapas Sukamiskin masih terus lakukan penertiban terhadap barang-barang dan juga fasilitas-fasilitas yang ada di dalam Lapas.
"Ya, ini kita proses untuk penertiban semua layanan, dari semua layanan kunjungan sampai dengan fasilitas-fasilitas ya kita lakukan penertiban semua," katanya.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
















