Makin Digandrungi, 686 Ribu Orang di Ciayumajakuning Kini Main Saham

Jumlah investor pasar modal di Ciayumajakuning mencapai 686.356 SID pada Juni 2026, naik 108,94 persen atau bertambah 357.866 investor dibandingkan setahun sebelumnya.
Investor Ciayumajakuning menyumbang 11,87 persen dari 5,78 juta investor pasar modal Jawa Barat. OJK mengaitkan pertumbuhan ini dengan perkembangan literasi dan inklusi keuangan.
Akumulasi transaksi saham Juni 2026 mencapai Rp3,658 triliun, naik 119,59 persen secara tahunan, tetapi turun 34,35 persen dibandingkan Rp5,573 triliun pada Mei 2026.
Cirebon, IDN Times - Pasar modal tak lagi identik dengan kota-kota besar. Di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), jumlah investor mencapai 686.356 Single Investor Identification (SID) pada Juni 2026. Angka tersebut melonjak 108,94 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebanyak 328.490 SID.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan pertumbuhan jumlah investor menjadi salah satu indikator perkembangan pasar modal di wilayah kerja OJK Cirebon.
“Perkembangan tersebut juga diikuti oleh aktivitas transaksi saham di wilayah Ciayumajakuning,” kata Agus, Selasa (29/9/2026).
1. Investor bertambah 357 ribu

ilustrasi saham (unsplash.com/Marga Santoso) Data OJK menunjukkan jumlah investor bertambah 357.866 SID dalam setahun. Pada Juni 2025, jumlahnya masih 328.490 SID, kemudian meningkat menjadi 686.356 SID pada Juni 2026.
Pertumbuhan juga terjadi secara bulanan. Pada Mei 2026, jumlah SID tercatat 654.230. Sebulan kemudian jumlahnya menjadi 686.356 SID.
Agus mengatakan peningkatan jumlah investor tersebut berkaitan dengan perkembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di bidang pasar modal.
“Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas pasar modal di wilayah Ciayumajakuning,” ujarnya.
2. Sumbang 11,87 persen investor Jabar

ilustrasi saham (unsplash.com/Jason Briscoe) Jumlah investor di wilayah kerja OJK Cirebon juga menyumbang porsi cukup besar terhadap basis investor pasar modal Jawa Barat.
Pada Juni 2026, total investor pasar modal di Jawa Barat mencapai 5.780.198 SID. Dari jumlah tersebut, sebanyak 686.356 SID tercatat di wilayah kerja OJK Cirebon. Porsinya mencapai 11,87 persen dari total investor Jawa Barat.
Agus menyebut pertumbuhan investor terlihat dari perbandingan tahunan. Dalam periode Juni 2025 hingga Juni 2026, jumlah SID di wilayah kerja OJK Cirebon bertambah sekitar 357.866 investor.
“Pertumbuhan jumlah investor turut tercatat dalam aktivitas transaksi saham. Kami mencatat akumulasi transaksi saham di wilayah Ciayumajakuning pada Juni 2026 mencapai Rp3,658 triliun,” kata Agus.
Menurut Agus, nilai tersebut meningkat 119,59 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebesar Rp1,666 triliun. Secara nominal, terdapat kenaikan sekitar Rp1,992 triliun dalam setahun.
Namun, lanjutnya, nilai transaksi tersebut turun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Mei 2026, akumulasi transaksi saham mencapai Rp5,573 triliun.
“Namun, transaksi saham pada Juni 2026 turun sekitar Rp1,915 triliun atau 34,35 persen dibandingkan Mei 2026,” katanya.
3. Akses investasi meluas

ilustrasi saham Amerika terbaik 2025 (pexels.com/energepic.com) Agus mengatakan OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, termasuk pemahaman mengenai investasi di pasar modal.
Data jumlah SID menunjukkan basis investor di wilayah kerja OJK Cirebon telah mencapai lebih dari 686 ribu pada Juni 2026. Menurutnya, jumlah tersebut mencakup investor yang tercatat melalui identitas tunggal di pasar modal.
Pertumbuhan tahunan sebesar 108,94 persen sekaligus memperlihatkan peningkatan jumlah SID dari 328.490 pada Juni 2025 menjadi 686.356 pada Juni 2026.
Di sisi lain, aktivitas transaksi saham bergerak berbeda secara bulanan. Ketika jumlah investor meningkat 32.126 SID dari Mei ke Juni, nilai transaksi saham justru turun Rp1,915 triliun.
“Perbedaan pergerakan kedua indikator tersebut menjadi gambaran perkembangan pasar modal di wilayah kerja OJK Cirebon hingga pertengahan 2026,” tutupnya.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















