Comscore Tracker

Libur Panjang, Disbudpar Bandung: Wisatawan Jangan Takut COVID-19!

Di Kota Bandung sudah terapkan protokol kesehatan ketat

Bandung, IDN Times - Kepala Dinas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari berharap wisatawan tidak perlu takut dengan penularan virus corona saat libur panjang yang berlangsung 28-30 Oktober 2020, nanti.

Kenny menyebutkan, liburan di Kota Bandung dijamin aman dan nyaman dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Menurut dia, seluruh sektor wisatawa seperti hotel dan restoran sudah menerapkan protokol kesehatan.

"Meskipun nanti banyak kedatangan wisatawan, protokol kesehatannya tetap dijaga karena kami tidak mau sampai terjadi ada kluster, harus disiplin, wisatawan harus diingatkan dengan cara yang ramah supaya wisatawan merasa nyaman dan diterima di Bandung," kata Kenny saat dihubungi, Rabu(21/10/2020).

1. Disbudpar akan monitoring di seluruh sektor wisata

Libur Panjang, Disbudpar Bandung: Wisatawan Jangan Takut COVID-19!instagram.com/yourbandung

Kenny mengatakan, untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan ketat, pihaknya akan melakukan monitoring. Hal itu untuk memastikan masyarakat dan wisatawan yang datang ke Kota Bandung merasa aman dari penularan COVID-19.

"Pertama nanti akan kami ingatkan lagi mitra dari pariwisata baik itu industri hotel, restoran dan cafe untuk menjalankan protokol kesehatannya, kelengkapan sarana prasarananya, mudah-mudahan ada perhatian juga dari dinas kesehatan untuk rapid test, secara random," ujar Kenny.

Kenny menegaskan, penerapan protokol kesehatan ini penting dilakukan agar tidak ada cluster baru setelah libur panjang. Masyarakat dan pengusaha pariwisata, kata dia, harus aktif mengingatkan jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

2. Mengajak Satgas COVID-19 untuk memastikan protokol kesehatan selama libur panjang

Libur Panjang, Disbudpar Bandung: Wisatawan Jangan Takut COVID-19!Satpol PP Sleman saat menggelar patroli penegakkan protokol kesehatan. Dok: Satpol PP Sleman

Kenny mengaku, bakal bekerja sama dengan instansi lain dari tim gugus tugas COVID-19 Kota Bandung untuk mematikan protokol kesehatan selama libur panjang nanti tetap berjalan.

"Nanti akan kami koordinasikan dengan Satpol PP dan juga dari masyarakat harus ikut berpartisipasi, kami tunggu laporan dari masyarakat apabila melihat ada kerumunan yang tidak terkendali, silakan dilaporkan saja," ucapnya.

3. Menargetkan 40 persen okupansi hotel di Kota Bandung

Libur Panjang, Disbudpar Bandung: Wisatawan Jangan Takut COVID-19!Siti Fatonah IDN Times Jabar/ Hotel De Paviljoen Bandung

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) menargetkan kunjungan hotel saat cuti bersama pekan depan minimal bisa menembus angka 40 persen.

Kenny mengatakan, dari informasi yang diterimanya saat ini sudah ada beberapa wisatawan yang booking hotel untuk libur panjang pekan depan.

"Kalau dilihat dari ukuran okupansi hotel saja ya, harapannya bisa sampai 40 persen okupansinya, mudah-mudahan bisa minimalnya terpenuhi," ujar Kenny, saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).

Diharapkan, selama libur panjang pekan depan, angka kunjungan wisatawan ke Kota Bandung kembali meningkat dan membantu meningkatkan pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata.

"Ya, cuti bersama dan long weekend ini membantu pemulihan ekonomi juga khususnya dari wisatawan, mudah-mudahan dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Bandung bergeliat lagi pariwisatanya," kata dia.

4. Tempat hiburan ini diharapkan tutup saat libur keagamaan Maulid Nabi SAW

Libur Panjang, Disbudpar Bandung: Wisatawan Jangan Takut COVID-19!Ilustrasi. Pemeriksaan protokol kesehatan di tempat hiburan malam. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Kendati libur panjang, Disbudpar Bandung telah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh pengusaha tempat hiburan seperti pub, karaoke, dan diskotek untuk tidak beroperasional. Hal itu karena libur panjang kali ini bertepatan dengan hari besar keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Ya, ada surat edaran yang baru ke luar, karena bertepatan dengan hari besar keagamaan akan ada beberapa tempat hiburan yang kemarin sudah di relaksasi, mulai Rabu 28 Oktober tutup dan bisa dibuka kembali Kamis 29 Oktober 2020," ujar Kenny.

Baca Juga: Jokowi: Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Terulang saat Libur Panjang

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya