Comscore Tracker

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan Bermotor

Perjalanan Kang JJ ini akan melintasi lebih dari 25 negara

Bandung, IDN Times - Meski sudah tidak lagi di usia millennial, namun bagi Jeffrey Polnaja atau yang akrab di sapa Kang JJ, terus berusaha membuat bangga Indonesia. Peringatan Sumpah Pemuda pada 2019 ini, Kang JJ bakal kembali melakukan terobosan dengan berkeliling dunia dengan menggunakan sepeda motor.

Perjalanan ribuan kilometer dengan solo touring sebenarnya bukan hal yang pertama dilakukan Kang JJ. Pada rentang waktu 2006-2015, pria berusia 57 tahun itu sudah berkeliling dunia dengan sepeda motor dengan misi "Ride for Peace".

Kang JJ berangkat dari Indonesia, menuju Malayasia, Thailand, Filipina, dan terus bergerak ke arah selatan, timur, barat, dan naik ke utara sepanjang 42 ribu kilometer dengan menyambangi lebih dari 97 negara.

Nah, pada 2019, dalam Peringatan Sumpah Pemuda, bersama Eiger, Kang JJ bakal kembali melakukan solo riding menyusuri negara yang berada di garis ekuator. Karena itu, dalam perjalanan kali ini Kang JJ akan mengambil tema "Equatoride Expedition". Perjalanannya akan menghabiskan waktu sekitar 2 tahun itu akan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor Africa Twin DCT Adventure Sports 1000.

1. Kenapa Equator Ride?

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Bagi Kang JJ, melakukan touring keliling dunia bukan hal pertama kali. Pada 2006-2015, dirinya sudah berhasil menaklukkan dunia dengan sepeda motor. Perjalanan itu dilakukan seorang diri.

Namun, kali ini, keliling dunia dengan memilih jalur ekuator adalah sebuah pilihan. Kang JJ bakal menjelajahi kawasan tropis di batas koordinat 23.5 derajat lintang utara dan 23.5 derajat lintang selatan. Dengan format seperti itu, Kang JJ seolah bakal menjahit sabuk negara tropis selama 2 tahun nonstop,

Dalam perjalanan keliling dunia kali ini, memang akan lebih singkat jika dibandingkan saat solo touring pertama lalu. Diprediksi, Kang JJ hanya akan melintasi sekitar 25 negara yang berada di garis ekuator. Namun, dengan perjalanannya itu, Kang JJ bakal menjadi orang pertama di Indonesia dan dunia yang mampu "Menjahit" serta melintasi negara di garis equator.

"Perjalanan kali ini akan berbeda dengan perjalanan sebelumnya. Melewati negara-negara
tropis dengan waktu yang lebih singkat pasti menjadi tantangan tersendiri. Saya siap
membawa nama Indonesia dan menjahit sabuk tropis untuk Indonesia," ujar Jeffery JJ Polnaja di Eiger Adventure Flagship Store Jalan Sumatera, Kota Bandung, Minggu (27/10).

Beberapa negara yang siap disinggahi Kang JJ dengan tunggangannya adalah Malaysia, Brunei, Phillipina, Selandia Baru berlanjut ke kawasan negara-negara Amerika Selatan, lantas kembali ke kawasan Asia Tenggara sebelum mengakhiri perjalanannya pada 2021.

2. Kembali mengharumkan nama Indonesia

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Jeffrey "JJ" Polnaja atau akrab dipanggil Kang JJ adalah tokoh petualang berkendara motor asal Jawa Barat. Lahir di Bandung pada Juni 1962, Kang JJ sudah menjelajah dunia dengan motor sejak 2006. Dari perjalanan itu, dirinya menempuh jarak sekitar 420.000 KM. Kang JJ berhasil membawa nama Indonesia di kancah dunia melalui misi "Ride For Peace".

Hasil dokumentasi berupa visual dan story telling yang sangat kuat menjadi kesan tersendiri dalam setiap perjalanan Kang JJ. Perjalanan Equatoride kali ini, Kang JJ bakal kembali mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui misi perjalanan kawasan tropis.

"Saya akan coba 'menjahit' garis equator mengendarai motor seorang diri. Walaupun saat ini belum ada yang mencoba untuk riding di jalur ini," katanya.

3. Dukungan Eiger untuk nama Bangsa Indonesia

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Untuk mengapresiasi Sang Petualang, Eiger melakukan prosesi pelepasan tepat pada 28
Oktober untuk memaknai kembali Hari Sumpah Pemuda. Bersama komunitas pecinta dan
pengiat kegiatan roda dua di Bandung, keberangkatan Kang JJ dilepas secara simbolis.

CEO Eiger, Ronny Lukito menyebutkan, perusahaannya yang merupakan penyedia alat petualangan tak ragu mendukung kiprah Kang JJ dalam touring tahunan itu. Alasannya pun sederhana. Memang ajang tersebut digunakan pula untuk menguji keandalan produk yang dihasilkan. Hanya saja, penekanannya bukan itu.

"Sepanjang kiprahnya membawa nama bangsa, membuat harum nama bangsa, dan memberikan inspirasi, serta kebanggaan, tak ada alasan bagi Eiger untuk tak mendukungnya," tandas Ronny Lukito.

Dan komitmen ini dirasakan Kang JJ pada touring sebelumnya. "Karena saat mengomunikasikan ke pihak lain, ingin touring keliling dunia, saya malah mendapat jawaban, mimpi kamu ketinggian," jelasnya yang sudah menyentuh kutub utara dan selatan gara-gara motor.

4. Penuh perhitungan dan persiapan

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Sebelum melakukan perjalanan selama 2 tahun, rider asal Jawa Barat ini tentunya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari persiapan fisik hingga mental. Bahkan, kata Kang JJ, persiapan itu sudah dilakukan sejak 1,5 tahun lalu.

"Misi menjelajah ada dalam diri. Persiapan mental, sudah terbentuk jadi tinggal menjaga kesehatan," ujar dia.

Dia mengaku, perjalanannya kali ini untuk berkeliling dunia dengan menggunakan motor memang tantangan yang cukup berat. Selain usia, dalam perjalanan ini juga ada persoalan dari sisi keamanan, penyakit, dan dari segi kesehatan. Karena itu, sejak beberapa bulan lalu dia sudah melakukan imunisasi.

"Saya sudah terus-terusan disuntik vaksin. Kayaknya, semua vaksin penyakit yang ada di dunia sudah ada di badan saya. Setiap bulan saya disuntik jadi sudah komplit," kata Kang JJ.

Terkait perlindungan selama perjalanan saat berkendara, Kang JJ bakal dibekali produk karya Eiger. Dia menyebutkan, negara tropical memiliki tantangannya luar biasa apalagi dengan menggunakan sepeda motor. Sehingga, diperlukan perlengkapan riding yang pas dan cocok untuk melindungi tubuh agar tetap nyaman dan aman.

"Jadi, dalam perjalanan ini saya akan didukung Eiger dengan segala perlengkapannya. Mulai jaket, celana, baju, dan lainnya. Saya juga akan uji coba produk Eiger. Sehingga akan rutin berkonsultasi dengan Eiger," katanya.

5. Memaknai perjalanan keliling dunia

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Menurut Kang JJ sendiri, perjalanan keliling dunia bukan hanya sebuah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Tetapi, perjalanan keliling dunia ini lebih dari perjalanan hidup yang harus disyukuri.

Dia mengaku, selama berkeliling dunia, kenikmatan dan mensyukuri keindahan alam adalah salah satu cara mengetahui bukti kebesaran dari Sang Pencipta. Menikmati  alam merupakan cara untuk mensyukuri.

6. Menunggangi Africa Twin DCT Adventure Sports 1000

Jelajahi Garis Ekuator, JJ Polnaja Siap Menjahit Dunia dengan BermotorIDN Times/Yogi Pasha

Perjalanan keliling dunia Kang JJ pertama kali pada 2006 lalu telah berhasil dengan menunggangi BMW R1150GS. Kali ini, dengan solo touring Equator Ride, Kang JJ akan mengandalkan Honda Africa Twin DCT – Adventure Sports 1000.

Menurut dia, motor yang sudah dimodifikasi untuk perjalanan ribuan kilometer itu sudah memenuhi kelengkapan surat resmi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Bahkan, Motor Africa Twin DCT Adventure Sports 1000 yang bakal ditunggangi Kang JJ juga sudah nampak terpasang sejumlah aksesoris seperti penambahan foglamp LED untuk kemudahan perjalanan malam, dan satu set boks bagasi produk Eiger Equator Ride Box.

“Kalau soal performa, saya sudah coba, dan sesuai dengan selera dan kebutuhan saya nanti di perjalanan. Saya sudah memberi sentuhan personalisasi sesuai kebutuhan, seperti aplikasi ban dual-purpose produk Shinko tipe 705 (ban depan) dan 805 (ban belakang)," ujar dia.

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya