Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bruk! 3 Ruang Kelas SD di Majalengka Ambruk

IMG_20260108_110952.jpg
Sisa atap SDN II Andir yang ambruk (inin nastain/IDN Times)
Intinya sih...
  • Tiga ruang kelas SDN Andir II Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka roboh
  • Siswa sempat ambil MBG ke sekolah saat kejadian terjadi
  • Bangunan direhab empat tahun lalu, Disdik akan segera tentukan langkah selanjutnya
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Majalengka, IDN Times- Tiga ruangan kelas SDN Andir II Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka roboh. Beruntung, tidak ada korban dalam musibah tersebut. Saat insiden itu terjadi, cuaca di lokasi dalam keadaan cerah.

Plt kepsek SDN II Andir Aswandi mengatakan, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Terdengar suara gebruk gitu," kata Aswandi, kepada IDN Times, Kamis (8/1/2025).

1. Masih libur, siswa sempat ambil MBG ke sekolah

IMG_20260108_110104.jpg
Bagian dalam ruang kelas SDN II Andir yang ambruk (inin nastain/IDN Times)

Aswandi menjelaskan, saat ini kegiatan di sekolah masih libur. Namun, para siswa sempat datang ke sekolah untuk mengambil MBG.

"Kejadiannya tadi setelah pembagian MBG anak-anak, kira-kira pukul 08.30 WIB (pengambilan MBG). Alhamdulillah, anak sudah pulang, kembali ke rumahnya masing-masing. Pas kejadian, ada suara gebruk, gitu," kata dia.

Setelah diperiksa, jelas dia, suara gemuruh tersebut berasal dari reruntuhan atap. Ada tiga ruang yang diketahui rusak setelah bagian atap roboh.

"Dilihat, ternyata bangunan, tiga lokal yang kena. Kemudian segera saya konsul dengan pihak kecamatan, dan langsung disambungkan ke Disdik," kata dia. 

2. Bangunan direhab emoat tahun lalu

IMG_20260108_111036.jpg
Bagian dalam ruangan kelas SDN II Andir yang ambruk (inin nastain/IDN Times)

Dari sisi fisik, bangunan itu sebenarnya terlihat masih cukup kokoh. Hal itu terlihat dari dinding-dinding ruangan yang masih kokoh berdiri.

Musibah sendiri diduga terjadi karena penyangga atap yang tidak kuat menahan berat genteng.

"Ambruk bagian atap baja ringan. Dari rehab itu, kurang lebih empat tahunan. Mungkin beban terlalu berat, tidak tahan (menahan genteng). Yang kena ruangan kelas satu, dua, dan kelas tiga," ujar dia.

Terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) saat sekolah mulai masuk, Aswandi mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Pemdes setempat. "Minggu depan masuk, akan dikondisikan. Kebetulan di sini ada MD (Madrasah Diniyah) ya. Mungkin bisa digunakan. Nanti dikoordinasikan dengan Pak Kuwu (Kades)," ujarnya.

3. Disdik segera tentukan langkah

IMG_20260108_111142.jpg
Serpihan genteng sisa atap roboh (inin nastain/IDN Times)

Sementara itu, Kabid Dikdas Asep Fajar Aliwardhana mengatakan, instansinya akan segera menindaklanjuti kejadian itu. Terkait penanganan selanjutnya, kata Asep, akan dibahas terlebih dahulu.

"Hasil dari cek TKP yang kami lakukan akan segera kami laporkan ke pimpinan untuk menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan kembali bangunan SD Andir II yang ambruk tersebut," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan BPBD. Hal itu bertujuan untuk mengetahui apakah insiden itu sebagai dampak dari hidro meteorologi atau bukan.

"Akhir-akhir ini, termasuk kemarin, intensitas hujan lumayan besar," katanya.

Pantauan IDN di lokasi, terlihat material baja ringan ambruk menimpa bangku yang ada di ruang kelas. Kini manajemen sekolah memasang tali rapia, agar tidak ada anak yang mendekat bangunan itu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Persib-APPI Lelang Jersey untuk Bantuan Kemanusian di Sumatra

09 Jan 2026, 21:23 WIBNews