Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Umuh Muchtar Soroti Kinerja Wasit, Minta Laga Dipimpin Pengadil Asing

Umuh Muchtar Soroti Kinerja Wasit, Minta Laga Dipimpin Pengadil Asing
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Umuh Muchtar menyoroti kepemimpinan wasit saat laga Persib Bandung melawan Persebaya, menganggap sejumlah keputusan merugikan timnya dan terlihat ada kejanggalan dalam pertandingan tersebut.
  • Ia memprotes gol Kakang Rudianto yang dianulir serta penalti untuk Persebaya yang dinilai tidak jelas, termasuk penggunaan VAR yang justru menimbulkan kebingungan di lapangan.
  • Umuh telah mengajukan surat keberatan dan meminta laga penting dipimpin wasit asing demi menjaga netralitas serta menghindari kontroversi serupa di pertandingan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, kembali menyoroti kepemimpinan wasit usai laga yang dijalani Persib Bandung saat dijamu Persebaya, Senin (2/3/2026) malam. Ia menyebut sudah memprediksi potensi masalah dari perangkat pertandingan sebelum laga digelar.

“Dari awal saya sudah bilang, ini pasti nanti masalahnya wasit. Dan benar kan akhirnya kejadian,” ujar Umuh, Selasa (3/32026).

Menurutnya, sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan tersebut merugikan Persib. Ia bahkan menilai ada kejanggalan dalam kepemimpinan sang pengadil.

1. Wasit seperti ada tekanan

WhatsApp Image 2026-03-02 at 22.49.12.jpeg
Potret duel Persebaya vs Persib, Senin (2/3/2026). (Dok. Persib).

Umuh mengatakan, secara kasat mata kepemimpinan wasit terlihat tidak biasa. Ia mempertanyakan apakah ada tekanan atau faktor lain yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kelihatan sekali seperti ada yang menjamin. Seolah-olah dia tidak akan dipecat atau diberhentikan,” katanya.

Meski begitu, Umuh menegaskan dirinya tidak selalu menyalahkan wasit ketika timnya kalah. Ia mencontohkan saat laga di Bandung dengan kepemimpinan wasit yang dinilai baik, dirinya tidak melakukan protes berlebihan dari bangku cadangan.

“Kalau wasitnya bagus, saya biasa saja. Tidak ada protes,” ucapnya.

2. Protes atas penalti Persebaya

Screenshot_20260303_104702_Instagram.jpg
Aksi duel Persebaya Vs Persib di Stadion GBT. Instagram @officialpersebaya.

Salah satu momen yang disoroti adalah gol yang dicetak Kakang Rudianto namun dianulir wasit. Umuh menilai keputusan tersebut tidak jelas, termasuk penggunaan VAR.

“Itu sudah dekat dan jelas gol. Tapi dibuka VAR, malah jadi tidak jelas,” katanya.

Ia juga menyinggung keputusan penalti untuk lawan yang menurutnya hanya terjadi duel biasa tanpa pelanggaran.

Umuh juga mengungkapkan pelatih Bojan Hodak tidak banyak bereaksi, namun tetap diganjar kartu kuning.

“Bojan tidak terlalu teriak apa-apa, langsung dikartu kuning. Lucu dan aneh. Seperti sudah ada rencana, Bojan bergerak sedikit langsung dikartu,” ujarnya.

Padahal, menurut dia, wajar jika pelatih menunjukkan kekecewaan dalam situasi pertandingan yang penuh tekanan.

3. Ajukan surat keberatan dan minta wasit asing

Nasrullo Kabirov, wasit Indonesia vs Qatar yang kontroversial (youtube.com/Official RCTI)
Nasrullo Kabirov, wasit Indonesia vs Qatar yang kontroversial (youtube.com/Official RCTI)

Dalam persaingan papan atas yang ketat, Umuh menilai pertandingan besar seharusnya dipimpin wasit asing demi menjaga netralitas.

Ia mengaku sudah melayangkan surat keberatan dan meminta agar laga-laga krusial, termasuk saat menghadapi Borneo FC Samarinda, dipimpin pengadil dari luar negeri.

“Kalau pertandingan besar seperti ini, minimal wasit asing. Kita kan punya wasit asing yang sudah kontrak. Biasanya mereka lebih netral dan tidak mudah diintervensi,” katanya.

Umuh berharap ke depan tidak ada lagi kontroversi serupa agar publik bisa menikmati pertandingan dengan adil, terlebih laga Persib selalu menyedot perhatian jutaan pasang mata di seluruh Indonesia.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More