Comscore Tracker

Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Objek Wisata KBB dan Tasikmalaya Tutup!

Padahal dua pekan lalu tak ada zona merah di Jabar

Bandung, IDN Times - Dinyatakan masuk dalam zona merah, Pemprov Jabar akan menutup objek pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat selama libur Idul Fitri 2021.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan, penutupan sementara objek wisata di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya berguna untuk mencegah adanya peningkatan kasus.

"Dengan berat hati saya sampaikan, di hari ini, di Minggu ini ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat satu KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan satu lagi Kota Tasikmalaya. Sesuai arahan Kapolri yang zona merah khususnya itu pariwisata akan ditutup," kata dia di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (5/5/2021).

1. Status zona merah sudah diberikan pada kepala daerah

Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Objek Wisata KBB dan Tasikmalaya Tutup!(Kendaraan terjebak kemacetan menuju kawasan wisata Lembang di Jalan Setiabudi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). Pada cuti bersama serta libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW hari kedua, jalur wisata menuju Lembang dipadati kendaraan wisatawan, dan kepolisian memberlakukan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan) ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Status zona merah ini merupakan kali pertama terjadi setelah dua peka sebelumnya nihil zona tersebut. Emil mengaku sudah menyampaikan hal tersebut pada kepala daerah setempat terkait aturan dan penanganan zona merah.

"Saya sudah menyampaikan juga kepada bupati, kepala daerah terkait kira-kira begitu," ucapnya.

2. Pariwisata zona oranye kemungkinan akan tetap ditutup

Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Objek Wisata KBB dan Tasikmalaya Tutup!Ilustrasi mudik (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj)

Zona oranye di Jabar juga disarankan untuk tidak membuka objek pariwisata. Emil menuturkan, kebijakan ini akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan instansi terkait soal penutupan tempat wisata di zona oranye.

"Zona oranye akan dikonsultasikan, memang arahannya juga tidak akan ditutup. Tapi yang terpantau secara tegas zona merah. Nanti saya kabari," kata dia.

Adapun saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jabar berada di angka 283.923. 30.958 masih menjalani isolasi.

3. ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat

Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Objek Wisata KBB dan Tasikmalaya Tutup!IDN Times/Imam Rosidin

Sebelumnya, untuk menekan naiknya angka COVID-19 di Jabar, Ridwan Kamil melarang masyarakat melakukan mudik agar mobilitas massa dari satu daerah ke daerah lain bisa terkendali.

Selain melarang mudik, Pemprov Jabar mengimbau ASN di lingkungan pemda untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya banyak mengundang kerumunan. Sebab, ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam penanganan COVID-19.

"Saya ingatkan, ASN dilarang mudik, tidak ada alasan yang sifatnya pribadi. Bagi mereka yang melanggar, sanksi sudah disiapkan baik dari arahan pemerintah pusat maupun kebijakan dari gubernur," ujar Emil.

4. Emil minta ASN dilarang mudik

Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Objek Wisata KBB dan Tasikmalaya Tutup!Ilustrasi Moda Transportasi untuk Mudik. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kasus COVID-19 di Pemrov Jabar masih belum bisa dibilang aman. Sejumlah daerah diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Selain itu, bagi penerima vaksin yang sudah mendapatkan dosis penuh, juga diminta tetap patuhi prokes.

"Saya titip, namanya ASN itu teladan. Kalau negara sudah memutuskan (dilarang mudik), maka semua harus (taat), tidak boleh banyak alasan," ucapnya.

Polda Jabar dan Dishub Jabar sudah melakukan kolaborasi untuk melakukan penyekatan-penyekatan jalan agar pemudik tetap tidak pulang kampung. Sejumlah jalan alternatif juga akan diawasi secara maksimal oleh Dishub Jabar.

"Saya kira yang terpenting adalah masyarakat memahami keputusan yang tidak menyenangkan ini, karena demi keselamatan selama pandemi belum usai," katanya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Warga Tahan Tidak Mudik Meski Rindu Orang Tua 

Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Millennial Optimalkan Peluang Energi Terbarukan

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya